Penyaluran Pinjaman Pegadaian Banjarbaru Masih Kecil

Penyaluran pinjaman kepada masyarakat oleh Perum Pegadaian Cabang Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, selama awal 2011, masih relatif kecil. <p style="text-align: justify;">"Pinjaman anggota masyarakat yang menggadaikan barang berharga ke pegadaian hingga bulan April masih relatif sepi," kata Pemimpin Perum Pegadaian Cabang Kota Banjarbaru, Kasto, di Banjarbaru, Minggu.<br /><br />Sejak Januari hingga April 2011, katanya, besaran pinjaman pegadaian kepada masyarakat berkisar Rp100 juta hingga Rp150 juta per hari.<br /><br />"Besaran pinjaman per hari sebesar Rp100 juta hingga Rp150 juta itu tergolong kecil karena tidak mencapai target pinjaman per hari yang diharapkan sebesar Rp300 juta hingga Rp500 juta per hari," katanya.<br /><br />Ia mengemukakan, masih sepi masyarakat mengajukan pinjaman dengan agunan barang berharga baik perhiasan berupa emas atau batu mulia maupun kendaraan disebabkan beberapa faktor.<br /><br />Faktor tersebut, katanya, di antaranya perekonomian masyarakat khususnya di Kota Banjarbaru yang masih belum membaik akibat krisis keuangan global.<br /><br />Selain itu, katanya, masyarakat setempat saat ini belum banyak membutuhkan dana untuk membiayai pendidikan anak-anaknya karena masa pendaftaran masuk sekolah belum mulai.<br /><br />Selain itu, katanya, belum mulai pelaksanaan proyek baik di pemerintahan maupun swasta sehingga belum banyak kalangan pengusaha kontraktor mengajukan pinjaman.<br /><br />"Biasanya jika pelelangan proyek sudah dimulai, maka cukup banyak pengusaha atau kontraktor yang datang menggadaikan barang berharga maupun kendaraan untuk dijadikan modal usaha," katanya.<br /><br />Ia yakin selama satu hingga dua bulan ke depan jumlah pengajuan pinjaman di pegadaian setempat semakin besar seiring kebutuhan masyarakat yang makin mendesak dan lelang proyek yang segera mulai.<br /><br />"Kebiasaan memang seperti itu dimana menjelang pendaftaran anak masuk sekolah atau dimulainya pelelangan proyek, maka pinjaman masyarakat semakin meningkat," katanya.<br /><br />Layanan pinjaman, katanya, selain di Kantor Perum Pegadaian Cabang Kota Banjarbaru di Jalan A Yani Kilometer 33 Kota Banjarbaru, juga di lima unit pegadaian cabang (UPC) di beberapa tempat di daerah itu.<br /><br />Lima UPC setempat yang buka setiap hari untuk melayani permohonan pinjaman masyarakat itu masing-masing di Pasar Bauntung Banjarbaru, Landasan Ulin, Cempata, Guntung Payung, dan Taruna Praja Kelurahan Loktabat Utara. <strong>(phs/Ant)</strong></p>