Peserta UN Di Pedalaman Kotabaru Mengundurkan Diri

oleh

Sebagian peserta ujian nasional tingkat SD yang bermukim di daerah pedalaman di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengundurkan diri, karena berbagai alasan. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru H Eko Suryadi Widodo Syahdan MM, melalui Kasi Tenaga Teknis Kependidikan dan Kurikulum Rahmad Budiman, mengatakan, pendaftaran awal jumlah peserta UN SD sebanyak 5.163 peserta, namun setelah diverifikasi berkurang menjadi Rp5.153 peserta.<br /><br />"Sebagian dari peserta yang tidak ikut UN tersebut pindah, dan sebagiannya mengundurkan diri, terutama mereka yang berada di daerah pedalaman, karena berbagaia alasan," jelas Rahmad, dengan tidak menyebutkan nama daerah pedalaman yang dimaksud.<br /><br />Ujian nasional tingkat sekolah dasar yang dilaksanakan Selasa-Kamis (10-12/5) diselenggarakan oleh 250 sekolah di 201 desa dan kelurahan yang tersebr di 20 kecamatan di Kotabaru.<br /><br />Dia optimistis bahwa penyelenggaran ujian nasional tingkat sekolah dasar akan berjalan dengan lancar, seiring dengan bantuan dan kerjasama dengan pihak Kepolisian dan instansi terkait lainnya.<br /><br />Sejauh ini tidak ada laporan terkait kendala pelaksanaan UN, jadi semuanya lancar," ujarnya.<br /><br />Hanya saja, kata dia, dari sekolah di Tanjung Seloka, Pulau Laut Selatan meminta bantuan Polisi untuk mengamankan pelaksanaan UN di sekolah.<br /><br />"Pada dasarnya tidak ada masalah serius yang dapat mengganggu pelaksanaan UN, itu hanya untuk berjaga-jaga agar tidak terjadi kebocoran soal," terangnya.<br /><br />Menurut Rahmad, tanpa diminta langsung pihak sekolahpun Dinas Pendidikan Kotabaru tetap akan melibatkan Polisi dalam pendistribusian dan pengembalian soal dan jawaban.<br /><br />"Seperti halnya pada ujian tingkat SMA dan SMP, semuanya melibatkan Polisi dalam pendistribusian dan pengembalian soal dan jawaban soal UN," paparnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>