Home / Tak Berkategori

PKL Sangau Bongkar Sendiri Lapak

- Jurnalis

Selasa, 24 Mei 2011 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan disekitar Kota Sanggau dan didominasi para ibu, membuat sendiri lapak untuk barang daganganya. Pasalnya hingga relokasi yang ditetapkan pemkab Sanggau, baru beberapa meja yang sudah disiapkan oleh pihak terkait disekitar Pasar Rawa Bangun Sanggau. <p style="text-align: justify;">eskipun sempat mengalami pengunduran, akhirnya proses relokasi yang awalnya direncanakan pada Jumat (20/05/2011) terealisasi pada Senin (23/05/2011). Sejak pagi-pagi sekali para PKL yang berada disekitar Kota Sanggau sudah melakukan pembongkaran lapak tempat berjualan mereka selama ini sebagai bentuk dukungan relokasi yang dilaksanakan pemkab Sanggau.<br /><br />Seorang PKL Suratmi (45) ketika dikonfirmasi disekitar Pasar Rawa Bangun mengatakan, dirinya terpaksa membuat sendiri meja untuk berdagang karena memang pemkab belum menyediakanya. Padahal itu sangat penting baginya untuk berjualan, karena tidak mungkin barang dagangan yang ada diletakan di lantai pasar begitu saja.<br /><br />“Mestinya memang pemkab menyediakan meja untuk kami, kalau mereka serius memindahkan kami dari tempat semula ke tempat ini. Itu juga janji bupati Sanggau pada saat dilakukan pertemuan bersama kami semua di kantor bupati Sanggau. Tapi sampai sekarang ternyata lapak yang dijanjikan belum juga ada,” ungkapnya.<br /><br />Hal senada dikatakan seorang PKL yang lain Ngatinem (35), dirinya mengaku terpaksa memanfaatkan kotak yang sudah ada disekitar Pasar Rawa Bangun untuk dijadikan meja sebagai lapak. Karena hanya dengan begitu dirinya bisa kembali berjualan sayur untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari.<br /><br />Sementara kepala dinas perdagangan Kabupaten Sanggau Hadi Sudibyo ketika dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, pihaknya memberikan kebebasan kepada para PKL untuk memanfaatkan kayu yang ada disekitar Pasar Rawa Bangun. Untuk membuat meja berjualan, karena memang pemkab belum bisa menyediakan lapak yang sesuai dengan kebutuhan pedagang.<br /><br />“Kita tidak bisa melarang mereka memanfaatkan apa yang ada, karena sampai sekarang proses pembuatan meja untuk para pedagang sampai sekarang belum dilakukan. Yang terpenting mereka bisa berjualan di komplek Pasar Rawa Bangun ini. Tidak lagi di pinggir-pinggir jalan, karena menganggu lalu lintas,” tandasnya. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan
Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu
Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal
Training ESQ Leadership Hari Kedua, Pemkab Barito Utara Perkuat 7 Budi Utama dan Tata Kelola Akuntabel
Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:40 WIB

Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:33 WIB

Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal

Berita Terbaru

Sekadau

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:28 WIB