Home / Tak Berkategori

PLN Tidak Lagi Pungut Uang Jaminan Langganan

- Jurnalis

Jumat, 4 Maret 2011 - 03:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manajer PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah Musyafik S menyatakan, pihaknya tidak lagi melakukan pungutan uang jaminan langganan, sejak Januari 2011. <p style="text-align: justify;">"Tak lagi dipungutnya uang jaminan langganan adalah salah satu wujud upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat pelanggan PLN, yang selama ini terkadang menjadi masalah," katanya di Banjarmasin, Jumat (04/03/2011). <br /><br />Ia menjelaskan, upaya lain peningkatan pelayanan, berdasarkan instruksi direksi, tidak mengenal lagi istilah daftar tunggu bagi warga yang meminta sambungan baru, katanya pada rapat dengar pendapat dengan Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalsel. <br /><br />Selain itu, PLN menyediakan sistem prabayar dalam penggunaan aliran listrik, sehingga pelanggan dapat mengatur keperluan pemakaian serta pembiayaan rumah tangga, terutama bagi mereka yang mau melakukan penghematan. <br /><br />Begitu pula dengan sistem prabayar tersebut, kapanpun dan saat berada di manapun pelanggan bisa melakukan pembayaran rekening listrik melalui ATM, sehingga tidak ada lagi keterlambatan dalam membayar, yang berdampak pada denda dan atau pemutusan jaringan. <br /><br />Mengenai persediaan daya untuk wilayah Kalselteng, dia menyatakan, pihaknya terus berupaya menambah, sehingga kekurangan yang selama ini mengakibatkan terjadi sistem pemadaman bergiliran, terutama saat beban puncak, secara berangsur-angsur teratasi. <br /><br />Sebagai contoh, untuk kebutuhan daya listrik wilayah Kalselteng, PLN kini sedang menyelesaikan pembangunan unit 3 dan 4 Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam-Asam di Kabupaten Tanah Laut (Tala) Kalsel, sekitar 125 Km timur Banjarmasin. <br /><br />Pembangkit unit 3 dan 4 PLTU Asam-Asam tersebut diharapkan bisa operasional paling lambat Oktober 2011, serta PLTU Pulang Pisau Kalimantan Tengah sebanyak dua unit juga rencananya 2013 sudah beroperasi. <br /><br />Unit baru pada PLTU Asam-Asam serta Pulang Pisau, sekitar 113 Km barat Banjarmasin atau 85 timur Palangkaraya, ibukota Kalteng itu dengan daya terpasang masing-masing 65 mega watt (MW), sehingga seluruhnya 260 MW. <br /><br />Mengenai "byarpet" (padam-menyala), dia menyatakan, pihaknya tidak bisa memberi jaminan tidak akan terjadi hal tersebut, karena persoalan itu berkaitan erat dengan situasi dan kondisi alam serta lingkungan. <br /><br />"Namun kalau terjadi `byarpet` karena gangguan, kami akan segera mungkin berupaya menangani, sehingga bisa menyala secepatanya pula, asalkan gangguannya tidak terlalu berat," demikian Musyafik. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru