Polresta Banjarmasin Bekuk Kurir Sabu-Sabu Antarkabupaten

oleh

Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kota Banjarmasin berhasil membekuk seorang pria yang diduga sebagai kurir narkotika jenis sabu-sabu di kawasan jalan RK Ilir, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin. <p style="text-align: justify;">Kepala Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Christian Ronny Sik melalui Kepala Unit III, Ipda Suryanthi di Banjarmasin, Sabtu membenarkan pihaknya telah membekuk seorang pria yang diduga sebagai kurir sabu-sabu.<br /><br />Penangkapan terhadap kurir sabu-sabu antarkabupaten di Kalsel itu dilakukan pada Jumat (27/5) sekitar pukul 11.15 WITA di jalan RK Ilir kelurahan Pekauman Kecamatan Banjarmasin Selatan.<br /><br />Selanjutnya, seorang pria berprofesi sebagai kurir sabu-sabu itu diketahui berinisial MD alias Kacong (32) warga jalan Simpang Telawang No 51 RT 12 Kertak Baru ilir Banjarmasin tengah Kota Banjarmasin.<br /><br />"Saya membenarkan bahwa unit saya berhasil membekuk seorang pria berprofesi sebagai kurir sabu-sabu di jalan RK Ilir Banjarmasin Selatan dengan barang bukti tertangkap tangan," ucapnya.<br /><br />Suryanthi menceritakan, kronologis penangkapan berawal dari informasi warga yang mengatakan bahwa di jalan RK Ilir ada seorang pria yang ingin melakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu.<br /><br />Mendapat informasi tersebut pihak Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin dalam hal ini Unit III langsung turun melakukan penyelidikan di wilayah jalan RK Ilir Banjarmasin Selatan sesuai dengan apa yang diinformasikan warga.<br /><br />Setelah melakukan penyelidikan di kawasan tersebut, pihak Unit III melihat seorang pria yang sedang berdiri di kawasan tersebut dengan gerak gerik yang mencurigakan dan terlihat gelisah.<br /><br />Melihat gelagat yang mencurigakan terhadap pria tersebut langsung saja pihak Unit III Melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap pria tersebut, saat melakukan penggeledahan ditemukan tiga paket yang diduga dengan berat lebih kurang tiga gram.<br /><br />"Kami menangkap pria yang diketahui berinisial Kacong itu saat dia sedang menunggu konsumen di jalan RK ilir dengan gelagat yang mencurigakan, langsung saja kami tangkap dan ditemukan tiga paket sabu-sabu dengan berat lebih kurang tiga gram," terangnya.<br /><br />Berdasarkan barang bukti tiga paket sabu-sabu yang tertangkap tangan berada di tubuh Kacong, polisi langsung menggiring Kacong ke Markas Satuan Narkoba Unit III untuk selanjutnya dilakukan penyidikan guna proses hukum.<br /><br />Dari hasil penyidikan Kacong yang diduga sebagai kurir sabu-sabu antarkabupaten yang ada di Kalsel itu dijerat dengan pasal 114 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal lima tahun, jelas perwira yang biasa disapa Santi.<br /><br />Sementara itu Kacong mengakui bahwa dirinya mendapatkan barang haram tersebut dari temannya yang ia kenal di tempat hiburan malam dengan inisial PP warga Surabaya, Jawa Timur dan diam di wilayah Kabupaten Banjar Kalsel.<br /><br />Biasanya harga sabu-sabu it dalam satu gram berjumlah Rp1.450.000 dan dijual ke konsumen senilai Rp1.650.000, jadi Kacong mendapat keuntungan lebih kurang Rp150rb hingga Rp200ribu.<br /><br />Kacong juga menuturkan, bahwa sabu-sabu yang sering ia edarkan itu kebanyakan pembelinya dari luar daerah Banjarmasin seperti, Pelaihari, Tanah Bumbu, Martapura, Marabahan serta Tanjung Kalsel.<br /><br />Bukan itu saja, ia juga mengakui bahwa sabu-sabu itu didatangkan langsung dari Surabaya melalui transportasi udara, dan begitu barang haram jenis sabu-sabu itu datang sudah langsung habis karena banyak pemesannya.<br /><br />Ia menjalani bisnis haram itu sudah lebih kurang satu setengah bulan dan alasannya mau melakoni pekerjaan tersebut karena tergiur dengan keuntungan yang besar dan pengaruh teman sehingga mau melakukan bisnis haram tersebut, tutur laki-laki ini yang juga seorang karyawan di salah satu kathering yang ada di Banjarmasin. <strong>(phs/Ant)</strong></p>