Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Barat Jakius Sinyor mengharapkan rencana kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada akhir Mei mendatang sekaligus penancapan tiang pertama Jembatan Tayan sepanjang 1,3 kilometer di Kabupaten Sanggau. <p style="text-align: justify;">"Sekarang masih dalam tahap tender oleh Pusat. Siapa tahu dalam waktu dekat sudah ada pemenangnya," kata Jakius Sinyor di Pontianak, Selasa (22/02/2011). <br /><br />Ia menambahkan, Kalbar sebagai daerah yang menjadi lokasi proyek dengan nilai sekitar Rp500 miliar itu mengharapkan agar pembangunan segera dimulai. <br /><br />"Mungkin yang menang tender juga dari China, karena `loan` juga dari China, kita masih menunggu," katanya. <br /><br />Jembatan Tayan itu bagian dari Jalan Trans Kalimantan poros selatan yang menghubungkan Kalbar dengan Kalteng. <br /><br />Ia melanjutkan, diperkirakan akan ada lima proyek infrastruktur skala besar yang sekaligus diresmikan oleh Presiden. <br /><br />"Namun masih mau dikonfirmasi lagi proyek mana saja yang akan diresmikan," kata dia. <br /><br />Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan tersebut sekitar Rp500 miliar. Sekitar Rp50 miliar di antaranya untuk jalan penghubung dan sisanya konstruksi jembatan. <br /><br />Jembatan Tayan juga untuk mendukung rencana PT Aneka Tambang melakukan eksploitasi bauksit di kawasan itu. <br /><br />Jembatan Tayan terbentang menjadi dua bagian. Bagian pertama sepanjang 1.140 meter, dan kedua 280 meter. <br /><br />Kalau jadi, maka jembatan itu menjadi yang terpanjang di Kalimantan dan nomor dua di Indonesia setelah Suramadu di Jawa Timur <br /><br />Sedangkan untuk Jalan Trans Kalimantan ruas Pontianak-Tayan (Kabupaten Sanggau) yang masih belum diaspal sekitar 18 kilometer diperkirakan tuntas tahun ini. <br /><br />Selain itu, juga akan dilakukan pelebaran jalan dari ruas Tayan menuju Sosok dan Sanggau. <br /><br />"Sekarang badan jalan baru enam meter. Nantinya akan dilebarkan menjadi 10 meter sesuai standar nasional," kata dia. <br /><br />Ia mengungkapkan, dana yang sudah disiapkan untuk pelebaran jalan tersebut mencapai Rp 100 miliar. <br /><br />Kalbar akan menjadi tuan rumah Bulan Bakti Gotong Royong ke-8 dan Hari Kesatuan Gerak PKK XXXIX yang rencananya dipusatkan di Pontianak pada 31 Mei. <br /><br />Presiden dijadwalkan yang akan membuka kegiatan tersebut. <br /><br />Diperkirakan akan hadir 3.000 tamu dari luar Kalbar karena melibatkan kabupaten dan kota seluruh Indonesia serta kementerian. <br /><br />"Secara keseluruhan, diperkirakan ada lima ribu tamu yang akan hadir di acara itu, baik dari dalam dan luar Kalbar," kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Masyarakat, Anak dan KB Provinsi Kalbar Sri Jumiadatin. <strong>(phs/Ant)</strong></p>


















