Proses Pengobatan Zakiarta Penderit Tumor Berjalan Lancar

oleh

MELAWI, KN – Setelah menjalani satu kali kemoterapi dengan dua kali pemberian obat melalui infus, serta menjalani tiga kali radioterapi dengan sinar x di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, kondisi bocah berusia 3,2 tahun asal Melawi, Zakiarta, yang mengalami tumor pada bagian mata kiri akhirnya mulai menampakan perkembanga yang membaik. Dimana sebelumnya pada bagian sekitar mata kiri seperti pipi mengalami pembengkakan, saat ini sudah mulai mengempis.

Fitriyani, selaku Ibunda Zakiarta yang ikut mendampingi anaknya di RSCM Jakarta, mengatakan bahwa proses kemoterapi kedua akan dijalani anak yang akrab dengan panggilan Zaki itu sekitar 29 Agustus 2019. Sembari menunggu jadwal tersebut Zaki hanya menjalani proses perawatan dan kontrol.

“Alhamdulilah banyak perubahan yang terjadi. Seperti bagian pipi sebelah kiri hingga dibawah telinganya yang bengkak kini sudah kempis. Matanyapun mulai mengempis, meskipun saat ini masih mengeluarkan cairan seperti darah dan nanah. Namun masih terus diperban,” katanya saat menghubungi melalui via Whatsaap, Senin (29/7).

Lebih lanjut Ia menceritakan, pembersihan mata Zaki pasca kemoterapi pertama sudah dilakukan dua kali. Pada Selasa 30 Juli 2019, Zaki akan menjalai proses pembersihan dan pergantian peran yang ke tiga kalinya, sekaligus kontrol ke dokternya. Ia mengatakan, semua proses dan tahapan sesuai prosedur di RSCM terus diikuti dengan baik.

“Alhamdulillah masih dikatakan berjalan dengan lancar Semu. Meskipun pernah menunggu lama, namun karena prosedurnya seperti itu maka harus tetap kami ikuti. Insya Allah pada tanggal 3 Agustus 2019 nanti, kami akan membawa Zaki kontrol ke dokter Radioterapi untuk melihat perkembangan dan proses radioterapi sinar x yang selanjutnya,” ujarnya.

Usai menjalani kemoterapi pertama serta Radioterapi, kondisi fisik Zaki secara umum pun masih tetap baik. Zaki masih tampak ceria serta makan dan minum seperti biasanya. “Alhamdulilah, karena Allah masih terus memberikan kesehatan umum Zaki, sehingga proses pengobatannya tidak terhambat karena kesehatan fisik,” ucapnya.

Zaki bersama kedua orangtuanya serta perawat pendampingnya kini tinggal di sebuah rumah kontrakan yang tidak jauh dari RSCM. Sembari menunggu jadwal kemoterapi dan radioterapi selanjutnya, Zaki hanya menjalani rawat jalan dan selalu kontrol sesuai jadwal yang sudah ditetapkan oleh pihak RSCM.

“Kami banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu penggalangan dana hingga proses pengobatan Zaki bisa berjalan dengan lancar. Kami juga memohon kepada seluruh masyarakat Melawi untukmendoakan semoga anak kami bisa sembuh dan diangkat segala penyakitnya hingga sehat total,” pintanya.

Sementara terkait keuangan Zakiarta, Dedi selaku salah satu panitia penggalangan dana mengatakan bahwa keuangan untuk pengobatan Zakiarta masih tersisa sekitar Rp. 80 jutaan. Dana tersebut masih stanby di rekening pengurus Masjid As Shobirin yang sengaja dibuat untuk penggalangan dana untuk Zakiarta.

“Kita berharap dana itu bisa mencukupi untuk proses pengobatan Zaki. Namun kami juga masih berharap jika ada yang ingin menyumbangkan sebagian hartanya untuk membantu Zaki, bisa lansung transfer ke rekening Pengurus Masjid As Shobirin di nomor rekening : 4521291716. Rencananya jika dana sudah mulai menipis kami juga akan kembali melakukan penggalangan dana untuk Zakiarta,” pungkasnya. (ED)