SINTANG, KN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Sandan mengatakan, bahwa infrastruktur dasar yakni jalan dan jembatan masih jadi keluhan utama masyarakat yang berada di Kecamatan Serawai-Ambalau.
Hal itu disampaikan Sandan ke awak media berdasarkan hasil dari reses yang dilakukannya beberapa waktu lalu di Daerah Pemilihan (Dapil)-nya Serawai-Ambalau tersebut.
“Untuk hasil reses di Serawai-Ambalau, keluhan masyarakat masih terkait infrastruktur jalan. Itu yang menjadi faktor utama aspirasi masyarakat. Hal itu dikarenakan di Serawai-Ambalau masih banyak desa-desa terisolir yang belum memiliki akses jalan darat,” ujar Sandan, beberapa waktu lalu.
Terlepas dari infrastruktur, tenaga kesehatan dan pendidikan kata Sandan juga masih diperlukan di sana atau keberadaaanya masih belum dapat memenuhi masyarakat di dua kecamatan itu.
“Kalau tenaga kesehatan dan pendidikan juga masih diperlukan, tapi boleh dikatakan perubahannya dari beberapa tahun belakangan sudah lumayan baik,” terang Sandan yang juga merupakan Ketua Komisi C DPRD Sintang ini.
Sandan mengatakan, bahwa apa yang menjadi aspirasi masyarakat di sana sudah disampaikan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Sintang, dan itu merupakan upaya untuk mewujudkan aspirasi-aspirasi yang dirinya tampung.
“Sudah kita sampaikan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Sintang. Sebenarnya selama ini perhatian pemerintah sudah cukup baik untuk Serawai-Ambalau, hanya saja memang terkendala anggaran,” terang Sandan.
Kalau anggaran Pemerintah Daerah Sintang yang minim, kata Sandan bagaimana mau memaksakannya. Jadi pada intinya semua tergantung pada keuangan daerah. Kalau anggaran ada, apa pun bisa dilakukan.
“Anggaran yang menjadi kendala utama untuk mewujudkan itu semua. Namun yang pasti Pemda Sintang adil. Contohnya, di saat kecamatan lain dapat bantuan sosial atau lain sebagainya, di Serawai-Ambalau juga dapat,” pungkas Sandan. (pul)














