Sinto: Dosis Vaksin di Sintang Sangat Kurang

oleh
Harysinto Linoh

SINTANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengungkapkan bahwa vaksinasi dosis pertama untuk seluruh camat, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang dan seluruh pejabat eselon II di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, TNI-Polri sudah dilakukan.

Tahap berikutnya, kata Sinto akan melaksanakan vaksinasi untuk guru. Untuk tenaga pengajar ini ditargetkan pada bulan ini (Maret-Red) dapat kita laksanakan dengan tuntas.

“Selain guru, lansia juga direncanakan untuk divaksinasi, akan tetapi tergantung dengan jumlah dosis vaksin yang tersedia,” ujar Sinto.

Menurut Sinto, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, sejauh ini baru mendapatlan alokasi 4000-an dosis vaksin. Alokasi itu dibagi rata diberikan pada pelayanan publik seperti anggota polisi pamong praja, TNI, Polri, dan Damkar. Vaksinasi dilakukan secara bertahap.

“Dosis vaksin yang ada saat ini sangat sangat kekurangan. Dari Jumlah penduduk Kabupaten Sintang sebanyak 426 ribu orang, sementara vaksin yang sudah ada baru 4.000, jadi tidak sebanding dengan jumlah penduduk kita” ujar Sinto.

Sinto berharap, mudah-mudahan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dapat memberikan kita dosis vaksin.

Sementara itu Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan setelah vaksinasi tahap dua yang menyasar pada pelayan publik dapat selesai, maka secara bertahap vaksinasi akan menyasar pada masyarakat umum.

“Secara bertahaplah semoga dalam bulan Juni nanti program vaksinasi untuk masyarakat umum yang membutuhkan bisa dituntaskan, ini akan berpengaruh terhadap penaggulangan virus corona,” kata Jarot Winarno.

Menurut Jarot, virus corona tidak saja berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga tatanan kehidupan sosial hingga mempengaruhui gaya hidup dan terutama berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat kabupaten sintang.

“Sehingga kita jaga dan segera kita pulihkan dari segala dampak virus corona ini. Kemudian baru kita lanjutkan pembangunan jika kondisi sudah mulai normal,” harap Jarot. (9s)