Home / Tak Berkategori

SPBU Di Jalur Trans Dipenuhi Antrean Mobil

- Jurnalis

Jumat, 4 Maret 2011 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan mobil angkutan umum dan angkutan pribadi kembali antre bahan bakar minyak jenis solar di jalur Trans Kalimantan antara Kotabaru-Banjarmasin, Kalimantan Selatan. <p style="text-align: justify;">Pantauan ANTARA di daerah Kabupaten Kotabaru, Tanah Laut dan Banjarmasin, Jumat (04/03/2011), sebagian besar mobil yang mengantre BBM tersebut adalaah jenis truk dan sebagian mobil pribadi dan angkutan umum. <br /><br />"Sebagian armada sudah ada yaang mengantre solar sudah sejak pagi," kata salah satu pengusaha angkutan umum Akhsin. <br /><br />Sebagian stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di jalur Trans Kalimantan yang panjangnya sekitar 260 km itu kehabisan BBM jenis solar sejak pagi. <br /><br />"Jika ada SPBU yang masih memiliki stok lebih, SPBu tersebut pasti dijejali ratusan mobil truk pengangkut barang," ujarnya. <br /><br />Aksin yang memiliki sejumlah bus tersebut mengaku lebih baik ikut mengantre solaar daripada membeli solar eceran di pinggir-pinggir jalan. <br /><br />Selain harganya lebih murah, kualitas solar dari SPBU lebih baik daripada solar eceran dengan harga kisaran Rp6000-Rp7000 per liter. <br /><br />Bahkan pengusaha muda itu menganjurkan para sopir yang membawa armadaanya untuk tetap membeli solar di SPBU dan tidak membeli solar eceran, meski antrean cukup panjang dan memakan waktu hampir setengah hari. <br /><br />Biasanya, lanjut dia, dalam kondisi antrean cukup panjang panjang di banyak SPBU digunakan kesempatan oleh oknum warga dengan menjual solar berkualitas kurang baik. <br /><br />Abah Desi, warga Kotabaru yang hendak menjenguk keluarganya di Banjarmasin dengan menggunakan mobil pribadi itu juga enggan membeli BBM eceran yang dijual di pinggir-pinggir jalan. <br /><br />Sayang kendaraan, dikhawatirkan kualitas BBM yang dijual eceran itu kurang baik. <br /><br />"Karena jika kendaraan rusak, biayanya jauh lebih mahal dibandingkan dengan waktu yang tersita untuk mengantre BBM," terang dia. <br /><br />Pemasaran Pertamina Regional Kalimantan Selatan, Heri Prasetyo, hingga kini belum berhasil dikonfirmasi terkait terjadinya antrean BBM di beberapa SPBU di jalur Trans Kalimantan.  <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia
Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim
Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim
Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan
Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:45 WIB

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:00 WIB

Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:49 WIB

Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:21 WIB

Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Berita Terbaru

Kalimantan

Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim

Sabtu, 17 Jan 2026 - 12:00 WIB