Home / Tak Berkategori

Sudah Dua Pasien Gunakan Jampersal

- Jurnalis

Sabtu, 28 Mei 2011 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejak mulai berjalan di Sintang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade M Djoen Sintang mencatat sudah ada dua pasien yang menggunakan dana Jaminan Persalinan (Jampersal) yang merupakan perluasan pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). <p style="text-align: justify;">“Sampai hari ini baru dua pasien yang bisa diklaim pelayanan persalinanannya menggunakan dana Jampersal,” kata Sidiq Handanu Widoyo, Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, belum lama ini.<br /><br />Ia mengatakan untuk klaim pelayanan persalinan menggunakan Jampersal, pasien yang mendapatkan pelayanan haruslah pasien dengan penyulit, artinya ketika pasien yang proses persalinannya normal, maka tidak bisa diklaim sebagai pasien Jampersal.<br /><br />“Untuk persalinan normal, pasien bisa menggunakan Jamkesmas atau Jamkesda, artinya persalinan dirumah sakit tetap gratis,” kata dia.<br /><br />Sejauh ini ia mengatakan pelaksanaan program Jampersal yang diluncurkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia per Januari 2011 itu tidak mengalami kendala.<br /><br />“Prosesnya sudah berjalan, kami juga bisa memilah mana yang dibiayai Jamkesmas, Jamkesda atau Jampersal sepanjang menggunakan pelayanan klas III, klaim dana jaminan bisa dilakukan,” tukasnya.<br /><br />Sempat muncul sejumlah pertimbangan untuk pelaksanaan program Jampersal di Sintang, apalagi sampai saat program itu mulai dijalankan, Bidan Praktek Swasta (BPS) enggan meneken kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Kesehatan Sintang, jadilan program layanan pra dan paska persalinan gratis tersebut berjalan tanpa keterlibatan BPS.<br /><br />Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Marcus Gatot Budi Prihono mengatakan program Jampersal untuk Kabupaten Sintang sudah mulai berjalan beberapa waktu lalu.<br /><br />“Pelayanan melalui program itu sudah dilaksanakan disemua tempat pelayanan kesehatan yang ada di Sintang sebagai perluasan dari program Jamkesmas,” kata Marcus.<br /><br />Ia mengakui program itu berjalan tanpa mengikutsertakan BPS karena pemeerintah sifatnya hanya menawarkan kepada mereka untuk ikut program tersebut.<br /><br />“Kami tawarkan saja, jika setuju dibuat kesepakatan atau MoU, tetapi ternyata mereka tidak ikut bergabung di program, tidak jadi persoalan juga karena sifatnya hanya menawarkan,” tukasnya. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan
Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu
Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal
Training ESQ Leadership Hari Kedua, Pemkab Barito Utara Perkuat 7 Budi Utama dan Tata Kelola Akuntabel
Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:40 WIB

Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:33 WIB

Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal

Berita Terbaru

Sekadau

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:28 WIB