Terkait Unjuk Rasa Warga Ketungau. Askiman : Tidak Ada Dana 25 Miliar Yang Diterima Kabupaten Sintang

oleh

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, membantah adanya dana senilai Rp 25 miliar yang diterima Pemkab Sintang dari Pemerintah provinsi, seperti yang disebutkan dalam salah satu poin tuntutan warga Ketungau saat menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Sintang beberapa waktu lalu. <p style="text-align: justify;">Ditemui Kalimantan-news diruang kerjanya, Plt.Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, Askiman menegaskan jika dana tersebut tidak pernah ada.</p> <p style="text-align: justify;">“Kalaupun ada janji dari Gubernur saat kunjungan beliau ke Merakai, itu kita samasekali tidak tahu menahu karena itu adalah kewenangan provinsi dan bukan kabupaten,” ungkap Askiman.</p> <p style="text-align: justify;">Selain itu, dirinya juga menyatakan tidak mengetahui jika persoalan yang di isyukan bahwa dana Rp 25 miliar tersebut sudah diterima dan dialihkan pada sektor lain.</p> <p style="text-align: justify;">“Masuk dalam tahun anggaran kapan dan kita tidak tahu. Yang jelas untuk tahun 2010 kita tidak mempunyai dana tersebut,” ungkapnya lagi.</p> <p style="text-align: justify;">Dijelaskan Askiman, untuk tahun 2011, berdasarkan keputusan Gubernur Kalimantan barat No.54/BPKAD/2011 tentang penetapan alokasi dana bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten/kota , untuk kabupaten Sintang hanya mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 10,6 miliar lebih.</p> <p style="text-align: justify;">“Itupun diperuntakan bagi bidang kesehatan, pendidikan, sedangkan bidang infrastruktur sudah ditentukan ruas-ruas pekerjaannya,” jelasnya.</p> <p style="text-align: justify;">Ditambahkannya, untuk pembangunan infrastruktur, dinas PU kabupaten Sintang mendapatkan bagian alokasi anggaran di UPJJ III sebesar Rp 2,3 miliar lebih, sedangkan untuk ruas jalan Nanga Kederas menuju Gandis kecamatan Dedai sebesar Rp 1 miliar. Sementara untuk UPJJ II mendapatkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar.</p> <p style="text-align: justify;">“Lalu yang disebutkan untuk jalur Ketungau itu yang mana? Berdasarkan keputusan gubernur tersebut memang tidak disebutkan,” tegasnya.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu dalam kaitan dengan dana Rp 15 miliar yang bersumber dari pusat, Askiman menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan  No.113/PMK.07/2010 , dana tersebut pengalokasiannya untuk jalan dan jembatan dikabupaten Sintang dan tidak ditentukan itu sektor khusus dijalur Ketungau. PMK tersebut lanjutnya, langsung ditindak lanjuti dengan dikeluarkannya Peraturan Bupati Sintang No.25 tahun 2010 mengenai penguatan anggaran.</p> <p style="text-align: justify;">“Kewenangan sepenuhnya untuk menetapkan ruas jalan adalah Bupati selaku penanggungjawab anggaran. Dan kita lakukanlah pemerataan untuk setiap kecamatan dikabupaten Sintang,” jelas Askiman.</p> <p style="text-align: justify;">Sekali lagi dirinya menyatakan bila ada anggapan angaran Rp 15 miliar itu berasal dari provinsi yang diperuntukan bagi jalur Ketungau, adalah tidak benar. <strong>(*)</strong></p> <p style="text-align: justify;"> </p>