Home / Tak Berkategori

13 Kabupaten/Kota Di Kalsel Terancam Banjir

- Jurnalis

Kamis, 13 Januari 2011 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 13 kabupaten dan kota Di Provinsi Kalimantan Tengah terancam banjir akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda provinsi itu selama pada Januari hingga Maret 2011. <p style="text-align: justify;">Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan Zainal Ariffin di Banjarmasin, Kamis (13/01/2011), mengatakan, intensitas musim hujan 2011 diperkirakan lebih tinggi dibanding 2010. <br /><br />Tingginya intensitas hujan tersebut, kata dia, akan mengancam seluruh wilayah Kalsel bahkan Kota Banjarmasin dan Banjarbaru, yang selama ini tidak pernah banjir. <br /><br />"Kalau dulu hanya sembilan daerah yang terancam banjir, namun pada 2011 diprediksi seluruh daerah di Kalsel akan banjir," katanya. <br /><br />Dari 13 kabupaten dan kota tersebut, ada sembilan yang harus melakukan kewaspadaan lebih tinggi dibanding daerah lainnya. <br /><br />Sembilan kabupaten yang berpotensi dilanda banjir besar antara lain Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang merupakan wilayah paling bawah di Banue Enam. <br /><br />Selanjutnya Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Tapin. <br /><br />Selain itu, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru. Khususnya Kabupaten Banjar kata dia, juga harus diwaspadai banjir dari daerah Riam Kiwa dan Riam Kanan. <br /><br />"Dari sembilan daerah tersebut, Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Banjar diprediksi mendapatkan luapan banjir yang jauh lebih besar sehingga warga harus selalu waspada," katanya. <br /><br />Selain itu, kata dia, angin ribut disertai petir juga berpotensi besar terjadi di beberapa daerah di Kalsel terutama untuk daerah pesisir. <br /><br />Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Zainal mengimbau masyarakat waspada terhadap hujan deras disertai petir. <br /><br />"Pada saat itu sebaiknya masyarakat tidak keluar rumah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang
Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah
Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji
Tiga Pelajar Diduga Tenggelam di Sungai Melawi, Dengan Upaya Pencarian Intensif ketiganya Berhasil di Evakuasi
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang Hadiri Entry Meeting LKPD 2025 di BPK RI Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Target WTP
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:54 WIB

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:10 WIB

Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:28 WIB

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:25 WIB

Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:01 WIB

Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji

Berita Terbaru

Bulungan

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:28 WIB