18 Tersangka Meliau Segera Disidangkan

oleh

Sebanyak 18 orang tersangka kekerasan di Desa Baru Lombak Kecamatan Meliau dan Desa Engkalit Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau yang menyebabkan meninggalnya tiga orang warga dan dipicu oleh pesan singkat (SMS) teror. Terancam hukuman kuruangan diatas 15 tahun jika terbukti bersalah di persidangan. <p style="text-align: justify;">Kapolres Sanggau AKBP Winarto melalui kasat reskrim Polres Sanggau AKP Fajar Dani SIK, ketika dikonfirmasi  diruang kerjanya, Rabu (04/05/2011) mengatakan, ke 18 orang tersangka tersebut dijerat dengan tiga pasal sekaligus. Masing-masing pembunuhan, dan penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain dengan ancaman hukuman diatas 15 tahun.<br /><br />"Pasal-pasal yang dilanggar masing-masing Pasal 170, 351 dan 340 KUHP, dengan ancaman hukuman diatas 15 tahun. Mereka masuk dalam dua berkas berbeda masing-masing kasus Meliau satu berkas dan kasus Engkalit satu berkas," ungkapnya.<br /><br />Saat ini dikatakan Fajar Dani, berkas ke-18 orang tersangka tersebut sudah diserahkan kepada kejaksaan negeri Sanggau untuk menjalani proses berikutnya. Sebelum disidangkan di PN Sanggau, berkasnya dinyatakan lengkap menurut Fajar Dani pada Selasa (03/05/2011).<br /><br />"Sudah kita serahkan tahap dua berkasnya kepada kejaksaan negeri Sanggau, untuk berikutnya tahapan menjadi kewenangan sepenuhnya pihak kejaksaan," tandasnya.<br /><br />Sementara terkait enam orang tersangka kekerasan Meliau yang sudah ditetapkan sebagai DPO oleh kepolisian, Fajar Dani mengatakan masih terus dilakukan pengejaran. Hanya saja pihaknya mengalami beberapa kendala teknis melakukan penangkapan keenam orang tersangka tersebut.<br /><br />Seperti informasi  beberapa waktu yang lalu, tiga orang warga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh masyarakat yang terpancing isu SMS teror. Masing-masing korban terjadi di Kecamatan Meliau Desa Baru Lombak dua korban dan Kecamatan Kapuas Desa Engkalit satu orang korban.<br /><br />Selain dilakukan pembunuhan, dua orang korban di Desa Baru Lombak Kecamatan Meliau dibakar secara sadis oleh warga yang berasal dari beberapa desa disekitar Baru Lombak. Kedua korban dibakar setelah diseret sekitar 300 meter dari tempat keduanya menginap milik Widariyanto.<strong> (phs)</strong></p>