2018 Angka Kemiskinan di Melawi Meningkat

oleh

MELAWI – Angka kemiskinan di Kabupaten melawi semakin tahun semakin mengalami peningkatan. Hal tersebut menunjukan, bahwa ekonomi masyarakat Melawi semakin tahun semakin menurun.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase angka kemiskinan per Januari – Desember 2018 kembali mengalami peningkatan, yang sebelumnya tahun 2017 sebesar 12,54 Persen menjadi 12,83 Persen tahun 2018.

“Angka kemiskinan di Kabupaten Melawi tahun 2018 itu naik 12,83persen jadi angka 2017 lalu yaitu 12,54persen atau kalau jumlah penduduknya sekitar 26.200 orang itu dibawa dari sekian kemiskinan. Masuk dalam peringkat pertama Kabupaten/ kota penduduk miskin tertinggi,” hal tersebut diuangkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Melawi Sugeng Junedi di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, acuan tersebut berdasarkan dari survey sosial ekonomi nasional tahun 2018 nilai garis kemiskinan sebesar 500.900. Jika pengeluarannya dibawah itu, baik pengeluaran makanan maupun non makanan dianggap penduduk miskin.

“Jadi satu rumah tangga ada empat orang misalnya punya dua anak berarti 509.900. 138 x 4 sekitar dua juta lebih. Artinya jika pengeluaran sekitar 2 juta kebawah dianggap penduduk miskin,” jelasnya.

Menurut Sugeng , tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Melawi tahun 2018 sangat terpengaruh oleh beberapa faktor terutama disektor pertanian perkebunan secara umum untuk kayak perkebunan sektor pertanian dari karet dan sawit.

“Pertanian pengaruhnya terhadap kemiskinan. selain itu, masalah insfratruktur untuk daerah-daerah yang emang daerah kita masih kurang. jadi untuk daerah-daerah terpencil untuk memenuhi kebutuhan harus mengeluarkan biaya yang lebih,” ujarnya.

Dia berharap program Pemerintah membangun dari desa perlu di galakan dengan serius dan benar sesuai dengan program Bupati Melawi konsepnya pembangunan dari desa. “mudah-mudahan kebijakan-kebijakan itu harusnya menyentuh masyarakat miskin dan harus ada keterpaduan antar masing-masing Dinas,” pungkasnya. (Ed/KN)