Sebanyak 5.039 siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mengikuti Ujian Nasional (UN). <p style="text-align: justify;">"Hari pertama pelaksanaan UN berjalan lancar dan aman dan hasil pantauan kami belum menemukan masalah yang serius," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kotawaringin Timur, Agus Suryo Wahyudi, di Sampit, Senin.<br /><br />Pelaksanaan UN di beberapa sekolah sudah sesuai dengan prosedur tetap, kata dia, seperti distribusi naskah UN sampai ke tangan siswa, pengaturan bangku dan juga peletakan tas yang tidak dekat dengan tempat duduk siswa termasuk larangan membawa telepon seluler ke ruangan kelas.<br /><br />Dari sisi ketertiban dan keamanan tidak ada masalah dan pelaksanaan UN di beberapa sekolah berjalan sesuai prosedur tetap (protap) dan ketentuan yang berlaku.<br /><br />Menurut Agus, kerahasiaan soal tahun ini terjaga dengan baik karena dikawal oleh petugas kepolisian sejak diantar ke sekolah subrayon hingga dijemput setiap pagi oleh kepala sekolah.<br /><br />Pelaksanaan UN SMP dan sederajat di Kotawaringin Timur tahun ini diikuti sebanyak 5.039 siswa.<br /><br />Dia juga mengimbau agar para siswa yang mengikuti UN untuk tidak percaya bila ada short message service (SMS) yang berisi kunci jawaban, karena dikhawatirkan malah akan menghancurkan nilai.<br /><br />Para orang tua, kata dia, diharapkan bisa memberikan arahan kepada putra dan putrinya jika ada SMS yang berisikan kunci jawaban, sebab bisa saja SMS tersebut bohong yang tujuannya menjebak agar nilai UN menurun.<br /><br />"Pada UN SMP 2011 ini kami dari pihak Disdikpora menargetkan kelulusan siswa mencapai 95 persen. Target tersebut kami perkirakan akan tercapai sebab berdasarkan hasil uji coba (tryout) cukup bagus," katanya.<br /><br />Sementara Kepala Sekolah SMPN 1 Sampit, Abung menyatakan, tidak ada kunci jawaban yang beredar atau kesalahan dalam pendistribusian soal pada hari pertama pelaksanaan UN tingkat SMP.<br /><br />Dia mengaku selalu berpesan kepada para siswa peserta UN untuk mewaspadai pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan memberikan informasi bocoran soal.<br /><br />"Para siswa harus memenuhi standar nilai minimal kelulusan 5,5. Bobot nilai untuk UN tahun ini adalah 60 persen dan 40 persen sisanya akumulasi dari nilai rapor rata-rata di sekolah dari semester 1 hingga semester 5 dan kami menargetkan persentase kelulusan UN SMPN-1 tahun ini sebesar 99 persen," kata dia. <strong>(das/ant)</strong></p>











