Home / Tak Berkategori

800 Hektare Lahan Gambut Perkebunan Sawit Terbakar

- Jurnalis

Rabu, 6 April 2011 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar 800 hektare lahan gambut di perkebunan sawit PT Peniti Sungai Purun dan milik masyarakat Kabupaten Pontianak hingga hari ini masih terbakar, kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Provinsi Kalimantan Barat Darmawan. <p style="text-align: justify;">"Kami bersama Manggala Agni telah turun ke lapangan membantu memadamkan lahan masyarakat yang terbakar sejak sepekan lalu karena mereka tidak punya peralatan yang memadai," kata Darmawan di Pontianak, Rabu.<br /><br />Ia mengatakan, bersama Manggala Agni memang fokus membantu masyarakat untuk memadamkan lahan yang terbakar sejak Rabu (30/3) itu. Lahan yang terbakar itu mencapai 800 hektare, di antaranya 500 hektare milik perusahaan perkebunan sawit PT Peniti Sungai Purun dan 300 hektare milik masyarakat.<br /><br />"Kalau pihak perusahaan sawit tidak kami bantu, karena mereka memiliki peralatan untuk memadamkan kebakaran lahan perkebunan sawitnya," kata Darmawan.<br /><br />Menurut dia, selain membantu memadamkan lahan gambut yang terbakar, BLHD juga menurunkan tim untuk mengkaji dan mengevaluasi penyebab kebakaran lahan gambut di Kabupaten Pontianak itu.<br /><br />Menurut data BLHD Kalbar, hampir di setiap kabupaten/kota di provinsi itu terdeteksi titik panas sehingga membuat udara di Kota Pontianak dan sekitarnya menjadi kurang sehat.<br /><br />Akibat banyaknya titik panas yang tersebar di kabupaten/kota di Kalbar, berdampak pada indeks standar pencemaran udara (ISPU) di Kota Pontianak dan sekitarnya mencapai 200 ppm atau masuk ketegori kurang sehat bagi manusia.<br /><br />"Mulai pukul 18.00 WIB hingga pagi pukul 07.00 WIB udara masuk ketegori kurang sehat bagi manusia sehingga kami anjurkan masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah pada jam-jam tersebut kalau memang tidak penting," kata Darmawan.<br /><br />Sementara itu, Corporate Affair PT Peniti Sungai Purun (PSP), Didiet Fadriana mengatakan, kebakaran yang terjadi sejak sepakan itu telah menghanguskan sekitar 400-500 hektare lahan sawitnya.<br /><br />"Kondisi angin kencang dan cuaca yang panas mengakibatkan sulitnya proses pemadaman, namun info terakhir yang diperoleh pada tanggal 4 April, api sudah jauh lebih terkendali," katanya.<br /><br />Menurut Didiet Fadriana, upaya pemadaman juga mendapat bantuan langsung dari pemerintah daerah setempat, warga, kepolisian dan TNI agar kebakaran tidak menjalar ke perkampungan penduduk.<br /><br />Sebanyak 15 unit pemadam kebakaran dari Sei Pinyuh, Desa Jungkat, Desa Purun dan Kabupaten Pontianak telah dikerahkan.<br /><br />Ia menegaskan komitmen penuh dari PT PSP dengan pengerahan alat-alat berat untuk membuat parit isolasi, ditambah lagi dengan tangki air dan pompa berkapasitas besar untuk meminimalisasi meluasnya kebakaran.<br /><br />"Sejak hari Minggu (3/4) upaya pemadaman kebakaran hingga tuntas dibantu dengan satu unit helikopter jenis Bolkow 105 yang dilengkapi dengan ‘bambi bucket’ yang didatangkan untuk melakukan pemadaman dari udara," kata dia. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru