Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bintang Reformasi Provinsi Kalimantan Selatan Riduansyah SH menyatakan, partainya akan mengajukan calon dari kader sendiri dalam Pemilu kepala daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara pada Agustus mendatang. <p style="text-align: justify;"><br />"Pencalonan kader sendiri itu berdasarkan kesepakatan internal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bintang Reformasi (PBR) Hulu Sungai Utara (HSU). Kami dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hanya mengaminkan," katanya menjawab ANTARA Banjarmasin, Senin.<br /><br />"Bukan cuma sekedar mengaminkan, tapi DPW juga mengajak semua DPC PBR se Kalsel memberi dukungan moril agar berhasil memenangkan Pemilukada HSU," lanjutnya.<br /><br />Ia mengungkapkan, sesuai kesepakatan, untuk calon bupati dan calon wakil bupati "Bumi Agung" HSU tersebut masing-masing Mukarram Fikri serta Hamdani, yang sekarang sebagai ketua dan sekretaris DPC PBR kabupaten itu.<br /><br />Ketua DPW PBR Kalsel itu, menyatakan optimistis kader bisa memenangkan Pemilukada HSU, asalkan pelaksanaan pesta demokrasi/pemilihan kemimpinan daerah tersebut, sesuai aturan, tanpa ada permainan apa-apa, seperti politik uang.<br /><br />"Rasa optimistis itu cukup beralasan, karena dalam Pemilu legislatif 2009 di HSU, perhitungan perolehan suara terbanyak, walau sama-sama mendapatkan lima kursi di DPRD setempat dengan Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP)," tuturnya.<br /><br />"Perbedaan perolehan suara PBR dengan Partai Golkar dan PPP dalam Pemilu 2009 itu, pada penyebarannya yang tidak merata. Tapi dari segi jumlah perolehan suara, terbanyak," ungkapnya tanpa merinci karena lupa.<br /><br />Ketika ditanya mengenai koalisi, dia menyatakan, untuk pencalonan tidak masalah, karena dari persentase perolehan suara, PBR memenuhi syarat untuk mengusung calo secara tersendiri.<br /><br />Namun PBR tidak menutup kesempatan kepada partai politik (parpol) lain yang mau memberikan dukungan atau berkoalisi, demikian Riduansyah.<br /><br />Pemilukada HSU tak sampai setahun lagi, suhu politik terus semakin hangat, seperti dari PPP yang mau merebut kembali jabatan bupati daerah itu, sampai saat ini belum memfinalkan calon yang bakal mereka usung.<br /><br />Begitu pula Partai Golkar yang berkoalisi dengan PPP pada Pemilukada HSU lima tahun lalu, belum menetapkan figur yang bakal ikut berlaga dalam pesta demokrasi daerah itu. <strong>(phs/Ant)</strong></p>










