Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Cornelis mengaku kemenangannya dalam Pilkada 2012 yang berlangsung Kamis (20/9) merupakan kado bagi Ketua Umum DPP Megawati Soekarno Putri. <p style="text-align: justify;"><br />"Kemenangan di Kalbar, DKI Jakarta dan Kota Singkawang, jadi kado untuk ibu ketua umum," kata Cornelis di Pontianak, Jumat.<br /><br />Cornelis melanjutkan, Megawati juga berpesan agar ia menjaga kesehatan dalam memimpin Kalbar lima tahun mendatang.<br /><br />"Agar bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," kata Cornelis.<br /><br />Ia mengakui hasil penghitungan cepat tidak sesuai target awal yakni 64 persen. Namun ia menegaskan, ada sejumlah masalah hingga hari pemungutan suara tiba.<br /><br />"Ada ribuan warga yang tidak dapat kartu pemilih di Singkawang. Daerah lain juga terjadi, seperti di Sanggau dan Kota Pontianak," ujar dia.<br /><br />Menurut pria kelahiran Sanggau itu, seharusnya semua mendapat kartu undangan untuk memilih karena sudah melalui tahapan dalam pendataan penduduk.<br /><br />"Pendataan sudah, data pemilih sudah ditempel di rumah, baik DPS, DPT," katanya.<br /><br />Ancaman pelanggaran juga dapat dipidana sehingga tidak seharusnya itu terjadi.<br /><br />Wakil gubernur terpilih Christiandy Sanjaya juga mengungkapkan banyak mendapat informasi adanya warga yang tidak dapat memilih.<br /><br />Koalisi contoh Cornelis juga berharap koalisi partai yang mengusung dirinya dan Christiandy di Pilgub Kalbar dapat menjadi contoh untuk Indonesia.<br /><br />"Ini baru pertama, PDI Perjuangan dan Demokrat berkoalisi di tingkat provinsi. Kita mungkin bisa jadi contoh untuk bangsa Indonesia," kata dia.<br /><br />Ia mengungkapkan, tidak tertutup kemungkinan koalisi itu juga berlaku untuk pemilihan kepala daerah kabupaten dan kota di Kalbar. <strong>(phs/Ant)</strong></p>










