Saat ini para Guru Garis Depan (GGD) yang diangkat oleh Pemerintah Pusat telah disebarkan disejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Melawi. <p style="text-align: justify;">Keberadaan GGD ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk menanggulangi kekurangan tenaga guru yang masih menjadi salah satu persoalan di Melawi.<br /><br />Pencon, Anggota Komisi 1 DPRD Melawi, yang diantaranya membidangi pendidikan mengatakan GGD ini memang program khusus dari Pemerintah Pusat untuk memajukan dunia pendidikan didaerah, khususnya didaerah terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T). <br /><br />“Karena GGD diangkat secara khusus, tentu mereka memiliki kemampuan lebih dari guru-guru yang lain pada umumnya,” ungkapnya, kemarin.<br /><br />Lebih lanjut Pencon mengatakan, kehadiran GGD ini diharapkan bisa menjadi teladan bagi guru-guru yang ada di Melawi, setidaknya menjadi teladan bagi para guru disekolah dia ditugaskan. “Kita minta GGD menunjukkan kemampuan dan dedikasinya dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Melawi, khususnya di daerah 3 T,” ujarnya.<br /><br />Ia juga berharap GGD yang ada di Kabupaten Melawi ini sudah menempati tempat tugasnya sesuai dengan SK masing-masing. Sehingga kehadiran GGD yang menjadi solusi menutupi kekurangan tenaga guru di Melawi bisa terwujud. <br /><br />“Kehadiran GGD ini memang sangat kita butuhkan, setidaknya dengan adanya GGD ini, sekolah-sekolah yang gurunya hanya satu atau dua orang bisa bertambah jumlahnya,” ucapnya.<br /><br />Saat dikonfirmasi terkait keberadaan GGD di Melawi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Melawi, Joko Wahyono mengatakan, sejauh ini belum ada GGD yang mengundurkan diri. <br /><br />“Semua GGD di Melawi belum ada yang mengundurkan diri, semuanya masih bertahan,” ucapnya. (KN)</p>










