Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya mengatakan, belum ada rencana pergantian pimpinan satuan kerja perangkat daerah di lingkungan pemerintah provinsi dalam waktu dekat. <p style="text-align: justify;">Menurut Christiandy Sanjaya di Pontianak, Rabu (05/01/2011), saat ini yang dilakukan adalah evaluasi terhadap kinerja satuan kerja perangkat daerah terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2008 – 2013. <br /><br />"Untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan dan pencapaian masing-masing terkait dengan RPJMD tersebut yang telah dicanangkan sebelumnya," kata dia. <br /><br />Ia menambahkan, sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalbar ada yang sudah memasuki masa pensiun atau pindah ke Jakarta. <br /><br />Pejabat yang pensiun di antaranya Asisten II Bidang Perekonomian Maryadi, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Pieter Allon, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maksum Jauhari. <br /><br />Sedangkan Tri Budiarto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, menjadi salah satu direktur di Badan Nasional Penanggulangan Bencana. <br /><br />Tri Budiarto menyusul pejabat lainnya, M Subuh yang sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar yang kini menjadi salah satu direktur di Kementerian Kesehatan. <br /><br />Ia juga berharap, adanya percepatan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2011 akan mendorong efektivitas penggunaan anggaran untuk pembangunan daerah. <br /><br />"Dari diserahkan Presiden, besoknya langsung diserahkan Gubernur ke satuan kerja. APBD 2011 juga sudah disahkan dan disetujui oleh Pusat," kata Christiandy Sanjaya. <br /><br />Sebelumnya mencuat isu bahwa akan ada pergantian pimpinan satuan kerja perangkat daerah karena menjelang tiga tahun masa Gubernur Cornelis – Wakil Gubernur Christiandy Sanjaya menjabat di Kalbar pada pertengahan Januari mendatang.<strong> (phs/Ant)</strong></p>











