Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia membangun dan mengelola Pelabuhan Maloy di Sangkulirang, Kutai Timur. <p style="text-align: justify;">Kesepakatan kerja sama itu telah ditandatangani Gubernur Kalimantan Timur H Awang Faroek Ishak, kata Kepala Dinas Pengendalian Lahan dan Tata Ruang Kutai Timur Ardiansyah di Sangata, Kamis. <br /><br />"Pembangunan Pelabuhan Maloy jalan terus, dan Gubernur sudah menandatangani kerja sama dengan pihak Pelindo," katanya. <br /><br />Menurut Ardiansyah, penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan PT Pelindo disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Abdul Gafur saat berkunjung ke Kutai Timur 19 Januari. <br /><br />"Staf Ahli Gubenrur Sulaiman Gafur tidak menyebutkan kapan dan apa isi kerjas ama yang ditandatangani Gubernur Awang Faroek dengan pihak Pelindo, namun saya yakin itu kerja sama mengenai pembangunan KIPI Maloy," sebut Ardiansyah. <br /><br />Pemprov Kaltim berpendapat Pelabuhan Maloy bakal berdampak positif bagi upaya peningkatan aktivitas transportasi dan ekonomi di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. <br /><br />Kunjungan sehari Staf Ahli Gubernur ke Kutai Timur, menurut Ardiansyah, mewakili Pemerintah Provinsi untuk memantapkan koordinasi seputar rencana pembangunan Pelabuhan Maloy. <br /><br />Abdul Gafar juga menyampaikan bahwa rencana pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk membangun Pelabuhan Maloy di Kutai Timur diminati sejumlah investor dalam dan luar negeri <br /><br />"Salah satu investor yang menyatakan minatnya adalah dari Amerika Serikat. Mereka tertarik menanamkan investasinya untuk membangun KIPI Maloy," katanya. <br /><br />Ketertarikan investor asal negera Paman Sam itu karena mereka mengetahui potensi dan prospek Pelabuhan Maloy sebagai salah satu pelabuhan terbesar di kawasan timur Indonesia. Calon investor Amerika ini belum bersedia melepas modal karena masih ingin mengetahui secara pasti status lahan di kawasan Maloy. <br /><br />Ardiansyah mengatakan, rapat yang berlangsung di kantor bupati itu dihadiri Sekretaris Daerah Ismunandar, dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekkab Rupiansyah. <br /><br />Pejabat lain yang hadir adalah Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Teguh, Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Fauzi, Kepala Bagian Ekonomi Setkab Sahminan, Kepala Bagian Pembangunan Setkab Suprianto, dan beberapa staf teknis lainnya. <br /><br />"Rapat koordinasi bersama Staf ahli yang mewakili pemerintah Provinsi Kaltim dan pemerintah Kabupaten Kutai Timur memutuskan tetap konsisten mlanjutkan rencana membangun KIPI Maloy. Namun,segala sesuatu yang berkaitan dengan kelancaran pekerjaan pembangunan KIPI Maloy tersebut harus dimatangkan, termasuk lahan yang akan masuk KIPI Maloy," jelasnya.<strong> (das/ant)</strong></p>











