SINTANG, KN – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala secara resmi meluncurkan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 4.500 pekerja di sektor perkebunan kelapa sawit. Program ini akan dibiayai melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2025 selama 12 bulan ke depan.
Peluncuran program ini digelar di Pendopo Bupati Sintang pada Selasa, 6 Mei 2025, dan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Sintang. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan Barat, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sintang Hermanus Hadi Purwanto, Forkopimda, para pimpinan OPD, camat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Gregorius menyatakan bahwa program ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Sintang untuk meningkatkan perlindungan sosial bagi para pekerja, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit.
“Perkebunan kelapa sawit adalah sektor penting yang memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, di balik kerja keras para pekerja, terdapat tantangan besar terkait keselamatan dan kesejahteraan yang sering kali terabaikan,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa perluasan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjadi strategi efektif dalam menekan angka kemiskinan ekstrem, terutama bagi masyarakat miskin yang bekerja di sektor informal.
“Program ini menyasar pekerja bukan penerima upah, agar mereka dapat bekerja dengan tenang, tanpa khawatir terhadap risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial lainnya,” tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan DBH Sawit untuk membiayai iuran jaminan sosial ini bersifat stimulus dan tidak berkelanjutan. Oleh karena itu, ia mendorong agar keikutsertaan dalam program ini bisa dilanjutkan secara mandiri, baik oleh individu, koperasi, maupun kelompok tani.
“Kami juga mengajak perusahaan mitra koperasi untuk mendukung perluasan program ini melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Kabupaten Sintang,” tutup Bupati Gregorius.











