Sebanyak 113 stan dari 350 unit yang disiapkan untuk Gelar Dagang dan Bisnis Expo 2011 di Pontianak terkait Bulan Bakti Gotong Royong ke-8 dan Hari Kesatuan Gerak PKK XXXIX akhir Mei, belum terisi. <p style="text-align: justify;">"Kami optimistis semua akan terisi baik peserta dari instansi pemerintah maupun pengusaha," kata Ketua Badan Penanaman Modal Daerah Provinsi Kalbar Yoseph Alexander di Pontianak, Sabtu (26/03/2011).<br /><br />Ia menambahkan, saat ini terus dilakukan sejumlah pertemuan dengan berbagai pihak termasuk pengusaha yang tertarik ikut gelar dagang dan bisnis tersebut.<br /><br />Menurut dia, kegiatan tersebut akan dihadiri pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.<br /><br />"Ini peluang bagi kalangan pengusaha terutama asal Kalbar untuk mengenalkan produknya," kata mantan Wakil Bupati Kapuas Hulu tersebut.<br /><br />Ia melanjutkan, diharapkan melalui kegiatan itu kendala dalam memasarkan produk asal Kalbar dapat teratasi.<br /><br />Namun, ujar dia, para pelaku usaha Kalbar juga harus mempersiapkan diri. Misalnya dengan memperbaiki kemasan, kualitas serta harga yang bersaing.<br /><br />"Ini peluang, sangat sayang kalau dilewatkan," kata dia.<br /><br />Gelar Dagang dan Bisnis Expo 2011 di Pontianak itu dijadwalkan berlangsung 31 Mei – 4 Juni.<br /><br />Presiden Susilo Bambang Yudhoyono rencananya yang akan membuka kegiatan tersebut.<br /><br />Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalbar Jakius Sinyor mengusulkan agar stan mengenai infrastruktur berada di lokasi yang pasti akan dilewati Presiden dan rombongan.<br /><br />"Agar Presiden tahu kondisi dan perkembangan infrastruktur di Kalbar," kata Jakius Sinyor.<br /><br />Menurut Ketua Badan Pemberdayaan Masyarakat, KB dan Anak Kalbar Sri Jumiadatin, tahun ini merupakan yang pertama kalinya kedua kegiatan tersebut digelar bersamaan.<br /><br />"Biasanya, Bulan Bakti Gotong Royong bersamaan dengan Hari Keluarga Nasional, tetapi tahun ini dipisah dan digabung dengan Hari Kesatuan Gerak PKK," kata dia.<br /><br />Ia memperkirakan akan hadir 3.000 tamu dari luar Kalbar karena melibatkan kabupaten dan kota seluruh Indonesia serta kementerian.<br /><br />"Secara keseluruhan, diperkirakan ada lima ribu tamu yang akan hadir di acara itu, baik dari dalam dan luar Kalbar," kata Sri Jumiadatin. <strong>(phs/Ant)</strong></p>











