Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kubu Raya Muhammad Noh Syaiman berharap semua pihak tidak lagi mempermasalahkan atau dapat menghentikan polemik CPNS, mengingat hasilnya masih menunggu tim dari pusat. <p style="text-align: justify;">"Tidak usah lagi diributkan, karena CPNS Kubu Raya masih dalam proses. Jika selama ini masyarakat meributkan SK CPNS yang belum keluar, itu hal yang wajar karena bukan hanya Kubu Raya sendiri yang belum menerima SK CPNS tersebut," kata Muhammad Noh Syaiman saat dihubungi di Sungai Raya, Jumat (01/04/2011).<br /><br />Ia menambahkan, informasi yang dihimpun, saat ini Kabupaten Melawi dan beberapa daerah lain di Kalbar juga belum menerima SK CPNS, sehingga tidak ada alasan untuk mengatakan CPNS Kubu Raya bermasalah.<br /><br />"Dalam pelaksanaannya kami sudah mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, sehingga tidak ada hal yang kami langgar," ucapnya.<br /><br />Dia menyatakan, terkait waktu penerbitan SK CPNS, Pemkab Kubu Raya menunggu kebijakan dari pusat karena memang sudah kewenangan pusat.<br /><br />"Tugas kami menyampaikan berkas-berkas itu ke BKN, dan tugas daerah itu sudah final, kini tinggal kewenangan BKN," jelasnya.<br /><br />Noh menjelaskan, Pemkab Kubu Raya sudah menyampaikan surat beberapa kali ke BKN, untuk mempercepat dikeluarkannya SK CPNS. Hal ini terkait sangat diperlukannya tenaga pendidikan untuk menghadapi ujian nasional dan tenaga kesehatan guna mengantisipasi penyakit di musim kemarau.<br /><br />Ia mengaku telah berangkat ke Jakarta untuk mengetahui sampai di mana proses cek ulang yang dilakukan pusat tersebut.<br /><br />"Bahkan dari BKN sampai saat ini belum menemukan adanya hal-hal yang dapat menyebabkan CPNS Kabupaten Kubu Raya batal. Untuk itu masyarakat jangan terlalu panik dan membesar-besarkan hal yang tidak pasti," katanya.<br /><br />Di tempat terpisah, Ketua DPRD Kubu Raya Sujiwo juga mengatakan hal serupa. "Saya mengharapkan seluruh elemen masyarakat lebih tenang, jangan asal bicara yang justru memperkeruh suasana," pinta Sujiwo.<br /><br />Sujiwo menjelaskan, proses rekrutmen CPNS Kubu Raya saat ini di tangan pusat, sehingga semua pihak, baik itu calon abdi negara yang telah dinyatakan lulus, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), kader partai maupun elemen masyarakat lainnya tetap tenang dan bersabar.<br /><br />"Saya mengimbau seluruh masyarakat, baik itu para aktivis, anggota saya, masyarakat untuk sabar dan tenang, jangan saling menyalahkan, jangan saling menuding," kata Sujiwo.<br /><br />Dia meminta untuk menghentikan polemik tersebut, karena semua pihak belum mengetahui hasil dari proses CPNS Kubu Raya yang saat ini di tangani BKN.<br /><br />Ia juga mengajak semua pihak untuk mendukung Pemkab Kubu Raya dalam hal ini Bupati untuk berkonsolidasi ke BKN.<br /><br />"Untuk mengurusnya, supaya permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik," ucapnya. Semua pihak tentunya menginginkan agar permasalahan ini segera berakhir dan tidak memunculkan keresahan.<br /><br />"Saya selaku Ketua DPRD Kubu Raya dan Ketua DPC PDIP Kubu Raya mengharapkan NIP itu bisa keluar. Kalau sudah keluar artinya tidak ada masalah lagi. Kalau pun terdapat titik kelemahan pada penerimaan CPNS kali ini, hendaknya kita jadikan pelajaran, ke depannya harus diperbaiki," papar Sujiwo. <strong>(phs/Ant)</strong></p>











