Warga Desa Muara Untu Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah kini membutuhkan pelayanan kesehatan terutama sarana dan prasarana berupa puskesmas pembantu atau pustu. <p style="text-align: justify;">"Sarana kesehatan pustu ini sangat diperlukan di desa kami guna memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," kata seorang warga Desa Muara Untu Kecamatan Murung, Asnan kepada wartawan ketika berada di Puruk Cahu, Minggu.<br /><br />Menurut Asnan, meski saat ini di desa yang berada di pedalaman Sungai Menawing (anak Sungai Barito) ini ada seorang bidan, tidak bisa memberikan pelayanan secara maksimal bagi warga desa yang berpenduduk 2.583 jiwa itu.<br /><br />Akibatnya, kata dia, warga kurang mampu kalau berobat juga harus mendatangi petugas medis di desa terdekat seperti Desa Datah Kotou Kecamatan Tanah Siang Selatan dengan jarak tempuh sekitar 30 menit menggunakan perahu bermesin (kelotok).<br /><br />Bagi yang tergolong mampu, warga berobat ke Puruk Cahu ibukota Kabupaten Murung Raya dengan waktu tempuh sekitar satu jam jalan darat menggunakan kendaraan bermotor roda dua.<br /><br />"Kami berharap pemerintah daerah membangun sarana pustu dan menempatkan petugas medis di desa kami," katanya.<br /><br />Asnan mengatakan, keinginan masyarakat dalam mendapat pelayanan kesehatan secara maksimal ini cukup beralasan, apalagi Kabupaten Murung Raya punya program "Murung Raya Sehat 2013".<br /><br />Sarana dan prasarana kesehatan di desa ini sangat dibutuhkan masyarakat, karena sebagai perbandingan Desa Tumbang Tohan Kecamatan Seribu Riam yang hanya berpenduduk sekitar 300 jiwa sudah dilengkapi pustu dan petugas medis.<br /><br />"Kalau dilihat jumlah penduduk tentu banyak desa kami, namun kenapa belum ada pembangunan sarana kesehatan itu," katanya.<br /><br />Sebelumnya Bupati Murung Raya, Willy M Yoseph mengatakan program "Murung Raya Sehat dan Cerdas 2013 merupakan upaya pemerintah daerah di kabupaten paling utara Kalteng ini meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan dan kesehatan.<br /><br />Sementara itu, Bupati Murung Raya Willy M Yoseph mengatakan, pencanangan Mura Cerdas dan Sehat ini sebagai bentuk keseriusan pemkab Murung Raya yang bertekad meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) diawali dengan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan.<br /><br />Program ini, katanya, sudah dipersiapkan sejak awal 2009 dimulai dengan program merdeka sesungguhnya dari tiga K yakni Kemiskinan, Kebodohan serta Keterisolasian.<br /><br />Kemudian dilanjutkan dengan Gerakan Membangun Desa Manggattang Utus (Gerbangdesamu) sebagai tangga menuju menuju Mura Cerdas dan Sehat 2013 yang akan mencapai Mura Emas 2030.<br /><br />"Program ini kami awali dengan usia dini, karena taman kanak-kanan dapat membentuk karakter anak untuk mulai memahami pengenalan huruf awal dari kecerdasan dan tata krama serta akhlak," kata Willy. <strong>(das/ant)</strong></p>











