Keberadaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Kalimantan Tengah selanjutnya diarahkan agar bisa ikut lebih mendorong pembangunan ekonomi di daerah, terutama terhadap masyarakat yang bergerak dalam sektor usaha mikro. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan, di Palangka Raya, Minggu mengatakan, SMK mempunyai peran yang cukup besar dalam pembangunan sistem ekonomi yang bergerak di sektor usaha mikro, dan disisi lain juga memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembentukan sikap mental dan kemampuan berwirausaha.<br /><br />Pembentukan sikap mental dan kemampuan berwirausaha bagi siswa SMK perlu dipupuk dan dikembangkan sebagai upaya peningkatan kualitas lulusan SMK, dimana pembekalan yang diberikan dapat diaplikasikan dalam bentuk kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler siswa.<br /><br />SMK merupakan salah satu lembaga pendidikan yang melakukan proses pembelajaran berbasis produksi sehingga sangat dimungkinkan menghasilkan produk-produk yang layak jual dan mampu bersaing di pasaran.<br /><br />Untuk itu seharusnya SMK dapat mengembangkan unit produksi yang berhubungan dengan kompetensi keahlian yang dikembangkan di sekolah secara terprogram dan terstruktur.<br /><br />Ia berharap, SMK mampu meluluskan peserta didik yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, bahkan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sehingga secara tidak langsung membantu pemerintah dalam upaya mengurangi angka penggangguran.<br /><br />Perkembangan dunia bisnis dan usaha sangat membutuhkan bakat berkualitas untuk membuat karya bisnis yang bernilai tinggi sehingga diperlukan pengetahuan ketrampilan dan sikap bisnis baik agar berhasil mengisi danf menciptakan peluang.<br /><br />Proses pembelajaran bisnis yang komprehensif dan aplikatif perlu dilakukan secara dini untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) menjadi pembangun bisnis handnal di masa depan. <strong>(das/ant)</strong></p>











