Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan meminta peran aktif bidan dan Komite Kesehatan Desa untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai berbagai program KB guna menekan laju pertumbuhan penduduk di kabupaten itu. <p style="text-align: justify;">"Dalam menjalankan program KB itu, tidak mesti dilakukan dengan alat kontrasepsi, namun yang terpenting adalah keunggulan dan kualitas keluarga itu sendiri, dengan kondisi yang tidak terbebani di dalam kehidupannya," kata Muda saat membuka kegiatan Rapat Kerja Daerah Kependudukan dan Keluarga Berencana di Sungai Raya, Kamis.<br /><br />Untuk itu, kata dia, Pemkab Kubu Raya melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB akan menekan terus laju pertumbuhan penduduk.<br /><br />Menurut dia, dengan demikian program KB yang dijalankan bisa sesuai dengan program yang ada sehingga pertumbuhan penduduk di kabupaten termuda di Kalbar itu menjadi contoh daerah lainnya.<br /><br />Sementara Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB (BPPKB) Kabupaten Kubu Raya, Normarini menyatakan, akan memantapkan komitmen dan gerak langkah dalam pencapaian sasaran program pembangunan kependudukan dan KB.<br /><br />Ia mengatakan, untuk mencapai sasaran program pembangunan tersebut, pihaknya senantiasa memberikan informasi kepada masyarakat mengenai beberapa kegiatan yang dilakukan pada tahun ini.<br /><br />"Salah satunya penyelenggaraan pembangunan kesehatan ibu dan anak berbasis pemberdayaan keluarga atau yang dikenal dengan audit kesehatan keluarga," kata Rini.<br /><br />Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kalbar, Siti Fathonah mengatakan, keberhasilan Program KB ini tergantung kepada kepekaan di dalam melihat bagaimana karakteristik masyarakat yang ada di kubu Raya.<br /><br />Siti Fathonah menilai, meski masyarakat Kabupaten Kubu Raya yang multikultur, namun mereka mudah menerima sesuatu yang baru.<br /><br />"Sehingga Kubu Raya bisa dijadikan sebagai daerah yang berhasil di dalam menjalankan program KB ini, mengingat capaian sasarannya melebihi dari yang ditetapkan oleh BKKBN Kalbar," kata Siti Fathonah. <strong>(phs/Ant)</strong></p>











