Kepala Dinas Kesehatan Tabalong, Kalimantan Selatan, dr Syarifuddin Baseri SpOG mengatakan, program jaminan Tabalong sehat kembali dilaksanakan 2011. <p style="text-align: justify;">Seperti tahun sebelumnya, dana untuk pelaksanaan program JTS mencapai Rp4 miliar yang digunakan bagi pelayanan kesehatan gratis di rumah sakit maupun puskesmas.<br /><br />"Tahun ini program JTS tetap dilanjutkan dan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan gratis baik di puskesmas maupun rumah sakit asal memenuhi persyaratan," jelas Syarifuddin, Sabtu di Tanjung.<br /><br />Selain harus memiliki KTP Tabalong, masyarakat sasaran program JTS diprioritaskan dari keluarga miskin serta bukan anggota Askes maupun Jamsostek.<br /><br />Syarifuddin pun membenarkan kalau sejumlah puskesmas belum bisa melaksanakan program JTS menyusul belum adanya klaim yang masuk ke Unit pelaksana (UP) JTS hingga April 2011.<br /><br />"Sebenarnya kita masih kekurangan kartu JTS karena itu beberapa puskesmas mengaku belum berani membagikan kartu ke masyarakat dan kita telah mencetak dua ribu kartu tambahan," tambahnya.<br /><br />Terpisah, anggota UP JTS, Firman Yusi S mengatakan hingga April baru RSUD H Badaruddin Tanjung yang mengklaim pelaksanaan program ini sedangkan puskesmas belum satupun yang melaporkannya.<br /><br />"Jika puskesmas melaksanakan program pengobatan gratis melalui JTS seharusnya sudah ada klaim yang masuk ke kami tapi saat ini baru rumah sakit yang rutin melaporkannya setiap bulan," jelas Yusi.<br /><br />Sementara itu realisasi program JTS 2010 tambah Yusi mencapai Rp2,9 miliar dari total dana Rp4 miliar.<br /><br />Tahun lalu total klaim dari rumah sakit dan puskesmas mencapai Rp2,9 miliar dan dana sisa JTS 2010 sebesar Rp1,1 miliar yang dimasukkan pada program tahun ini," ujarnya.<strong> (phs/Ant)</strong></p>










