Mulai 2011 ujian nasional (UN) hanya 40 persen menentukan kelulusan siswa dan 60 persen lainnya kelulusan ditentukan hasil ujian akhir sekolah (UAS). <p style="text-align: justify;">Hal itu disampaikan Ketua Tim Komisi X DPR RI Ir Rully Chairul Azwar saat melakukan kunjungan ke Banjarmasin untuk memantau pelaksanaan UN secara langsung di daerah-daerah, Selasa.<br /><br />Menurut Rully, formula baru pelaksanaan UN 2011 diklasifikasi dengan formula penilaian 60 persen ujian sekolah dan 40 persen ujian Negara.<br /><br />Hal tersebut Berbeda dengan UN 2010 yang menekankan pada nilai ujian Negara 60 persen dan ujian sekolah 40 persen.<br /><br />Dengan formula baru ini, kata dia, diharapkan akan dapat menghilangkan kecurangan oleh sekolah karena menginginkan siswanya lulus 100 persen dan ketidak adilan oleh karena perbedaan mutu sekolah.<br /><br />Siswa yang tidak lulus UN bukan berarti siswa tersebut bodoh, karena mungkin saja mutu sekolah yang rendah? katanya.<br /><br />"Dari pengalaman penyelenggaraan UN 2010 ini Komisi X bersama pemerintah membuat kebijakan dengan formula baru dalam penyelenggaraan UN," katanya.<br /><br />UN yang berlangsung secara serempak hari ini di Kalimantan Selatan mendapatkan perhatian serius dari Anggota Komisi X DPR RI yang membidangi masalah pendidikan.<br /><br />Kunjungan Kerja Anggota Komisi X DPR RI ke Kalimantan Selatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung pelaksanaan UN di Kalsel dengan formula baru yang diterapkan mulai tahun 2011 ini.<br /><br />Sekretaris Daerah Pemprov Kalsel Mukhlis Gafuri mengatakan, penyelenggaraan UN di daerah ini berjalan kondusif, hingga kini Pemprov belum menerima laporan protes dari masyarakat ataupun adanya hambatan dalam penyelenggaraan UN.<br /><br />Berkaitan dengan anggaran sektor pendidikan, kata dia, dijelaskan, bahwa dalam 3 tahun anggaran ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah memberikan porsi anggaran untuk sektor pendidikan sebesar 20 persen.<br /><br />Seiring dengan itu kata Gubernur menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah membangun fisik bangunan berdirinya Fakultas Kedokteran Gigi. Untuk Gubernur berharap dukungan dari pemerintah pusat untuk memacu pembangunan di Kalimantan Selatan.<br /><br />Pernyataan yang sama disampaikan Koordinator Pengawasan Penyelenggaraan UN di Kalimantan Selatan HM Muhammad Ruslan Rektor Unlam Banjarmasin yang juga menyampaikan bahwa berdasarkan pengawasan dan pemantauan yang dilakukan diseluruh Kalimantan Selatan pelaksanaan UN berjalan dengan aman dan kondusif.<br /><br />Rombongan Tim Komisi X DPR RI yang berjumlah delapan orang pada hari ke 2 pelaksanaan UN akan meninjau secara langsung pelaksanaan UN dibeberapa sekolah di Komplek Pendidikan Mulawarman Banjarmasin. Banjarmasin, 19/4 (ANTARA) – Mulai 2011 ujian nasional (UN) hanya 40 persen menentukan kelulusan siswa dan 60 persen lainnya kelulusan ditentukan hasil ujian akhir sekolah (UAS).<br /><br />Hal itu disampaikan Ketua Tim Komisi X DPR RI Ir Rully Chairul Azwar saat melakukan kunjungan ke Banjarmasin untuk memantau pelaksanaan UN secara langsung di daerah-daerah, Selasa.<br /><br />Menurut Rully, formula baru pelaksanaan UN 2011 diklasifikasi dengan formula penilaian 60 persen ujian sekolah dan 40 persen ujian Negara.<br /><br />Hal tersebut Berbeda dengan UN 2010 yang menekankan pada nilai ujian Negara 60 persen dan ujian sekolah 40 persen.<br /><br />Dengan formula baru ini, kata dia, diharapkan akan dapat menghilangkan kecurangan oleh sekolah karena menginginkan siswanya lulus 100 persen dan ketidak adilan oleh karena perbedaan mutu sekolah.<br /><br />Siswa yang tidak lulus UN bukan berarti siswa tersebut bodoh, karena mungkin saja mutu sekolah yang rendah? katanya.<br /><br />"Dari pengalaman penyelenggaraan UN 2010 ini Komisi X bersama pemerintah membuat kebijakan dengan formula baru dalam penyelenggaraan UN," katanya.<br /><br />UN yang berlangsung secara serempak hari ini di Kalimantan Selatan mendapatkan perhatian serius dari Anggota Komisi X DPR RI yang membidangi masalah pendidikan.<br /><br />Kunjungan Kerja Anggota Komisi X DPR RI ke Kalimantan Selatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung pelaksanaan UN di Kalsel dengan formula baru yang diterapkan mulai tahun 2011 ini.<br /><br />Sekretaris Daerah Pemprov Kalsel Mukhlis Gafuri mengatakan, penyelenggaraan UN di daerah ini berjalan kondusif, hingga kini Pemprov belum menerima laporan protes dari masyarakat ataupun adanya hambatan dalam penyelenggaraan UN.<br /><br />Berkaitan dengan anggaran sektor pendidikan, kata dia, dijelaskan, bahwa dalam 3 tahun anggaran ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah memberikan porsi anggaran untuk sektor pendidikan sebesar 20 persen.<br /><br />Seiring dengan itu kata Gubernur menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah membangun fisik bangunan berdirinya Fakultas Kedokteran Gigi. Untuk Gubernur berharap dukungan dari pemerintah pusat untuk memacu pembangunan di Kalimantan Selatan.<br /><br />Pernyataan yang sama disampaikan Koordinator Pengawasan Penyelenggaraan UN di Kalimantan Selatan HM Muhammad Ruslan Rektor Unlam Banjarmasin yang juga menyampaikan bahwa berdasarkan pengawasan dan pemantauan yang dilakukan diseluruh Kalimantan Selatan pelaksanaan UN berjalan dengan aman dan kondusif.<br /><br />Rombongan Tim Komisi X DPR RI yang berjumlah delapan orang pada hari ke 2 pelaksanaan UN akan meninjau secara langsung pelaksanaan UN dibeberapa sekolah di Komplek Pendidikan Mulawarman Banjarmasin. <strong>(phs/Ant)</strong></p>










