Kementerian Pertanian mengakui hingga saat ini buah-buahan Indonesia belum mampu mengimbangi produk buah impor yang harganya lebih murah. <p style="text-align: justify;">Kementerian Pertanian mengakui hingga saat ini buah-buahan Indonesia belum mampu mengimbangi produk buah impor yang harganya lebih murah.<br /><br />Direktur Budidaya dan Pascapanen Buah Ditjen Hortikultura, Kementerian Pertanian Sri Kuntarsih di Jakarta, Minggu mengatakan, kondisi tersebut terlihat dari kecenderungan impor yang meningkat selama lima tahun terakhir.<br /><br />Pada 2005, lanjut Sri Kuntarsih , impor buah-buahan Indonesia sebanyak 413.410,6 ton senilai 234,07 juta dolar AS sedangkan pada 2010 diperkirakan mencapai 601.965,0 ton dengan nilai 591,68 juta dolar AS.<br /><br />Rata-rata, impor buah-buah tersebut sekitar 467.342,0 ton per tahun atau 381,85 juta dolar AS/tahun.<br /><br />"Ini merupakan PR (pekerjaan rumah) bagi kita untuk dapat mengembangkan produk (buah-buahan) yang murah dan efisien," katanya.<br /><br />Sementera itu menyinggung ekspor buah-buahan selama 2005-2010, Sri Kuntarsih menyatakan, secara volume terjadi penurunan namun dari segi nilai justru meningkat.<br /><br />Ekspor buah-buahan pada 2005, tambahnya, sebanyak 272.292,6 ton senilai 150,06 juta dolar AS sedangkan 2010 hanya 214.742,0 ton dengan nilai 171,97 juta dolar.<br /><br />Rata-rata ekspor buah Indonesia mencapai 207.232,4 ton atau 129,93 juta dolar per tahun.<br /><br />Sedangkan produksi buah-buahan nasional dalam periode tersebut tercatat mengalami peningkatan dari 14,79 juta ton pada 2005. menjadi 19,11 juta ton pada 2010.<br /><br />Sebelumnya dalam temu koordinasi kehumasan di Medan, Sumatera Utara, Sri Kuntarsih menyatakan, kebutuhan terhadap buah berkualitas dan berdaya saing mengalami peningkatan.<br /><br />Indonesia, tambahnya, mememiliki potensi produksi buah yang besar yakni mencapai 18,65 juta ton, di sisi lain potensi pasar internasional buah tropika juga sangat menjanjikan.<br /><br />"Saat ini konsumen sudah bosan dengan buah-buahan subtropis seperti apel, anggur ataupun pir, dan mencari buah-buahan tropis," katanya.<br /><br />Indonesia, lanjutnya, sangat kaya dengan buah tropis dan eksotis namun selama ini mengembangnya masih terkendala tidak adanya kawasan yang luas.<br /><br />Beberapa upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan daya saing buah-buahan nasional antara lain pengembangan kawasan buah, penataan kebun buah campuran yakni penyeragaman varietas, penyediaan teknologi sarana dan prasarana pasca panen.(Eka/Ant)</p>










