Dinas Pendidikan Nasional Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, optimistis tingkat kelulusan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) tingkat Sekolah Dasar/sederajat di kota itu mencapai 100 persen seperti tahun lalu. <p style="text-align: justify;">"Meskipun optimistis bisa lulus 100 persen tetapi doa dan dukungan dari semua pihak sangat diperlukan bagi peserta UASBN," kata Sekretaris Diknas Kota Pontianak Musa, Selasa.<br /><br />Ia menjelaskan, besarnya target kelulusan untuk tingkat SD karena tidak ada standar nilai seperti ujian nasional tingkat SMP dan SMP.<br /><br />"Meskipun kelulusan ditentukan dari hasil UASBN sebesar 60 persen dan ujian lokal 40 persen, tetapi pihak sekolah diberikan kewenangan penuh untuk menentukan lulus tidaknya peserta ujian," kata Musa.<br /><br />Selain itu, peserta UASBN jauh hari juga telah beberapa kali mengikuti "try out" atau ujian persiapan yang hasilnya cukup menggembirakan.<br /><br />Menurut Musa, try out sangat penting dalam mengevaluasi kemampuan para siswa dalam menyerap pelajaran yang telah diberikan guru selama menempuh pendidikan.<br /><br />"Dari hasil ujian persiapan itulah bisa diketahui mata pelajaran apa yang nilainya kurang sehingga bisa dibenahi dan dimantapkan dengan melakukan jam pelajaran tambahan pada nilai yang kurang tersebut," ujar Sekretaris Diknas Kota Pontianak itu.<br /><br />Musa menjelaskan, untuk proses pelaksanaan UASBN hari pertama ini berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti baik dari segi distribusi soal dari subrayon ke sekolah-sekolah dan tidak ada laporan terkait kekurangan soal ujian.<br /><br />"Semoga pelaksanaan UASBN berjalan lancar hingga hari terakhir, Kamis (12/5)," katanya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Musa mengimbau kepada para pengawas untuk memberikan kesan ramah kepada peserta ujian dengan menyapa, ramah dan kasih sayang sehingga secara psikologis siswa akan merasa tenang dalam menghadapi ujian.<br /><br />Untuk peserta UASBN SD/sederajat di Kota Pontianak sebanyak 10.291 siswa, terdiri dari SD negeri 7.124 orang, dan SD Swasta sebanyak 115 sekolah, yakni SD Swasta 2.218 orang dari 35 sekolah, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri 401 orang dari tiga sekolah, dan MI Swasta 525 orang dari 22 sekolah.<br /><br />Peserta ujian SD Luar Biasa sebanyak 23 orang dari dua sekolah di Pontianak. Sementara untuk tingkat Provinsi Kalbar peserta UASBN SD/sederajat sebanyak 86.223 siswa. <strong>(phs/Ant)</strong></p>










