Home / Tak Berkategori

Anggota DPR Minta Jelaskan Soal TPI

- Jurnalis

Senin, 25 April 2011 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Syarifudin Sudding akan meminta Mahkamah Agung (MA) memberi penjelasan terkait rumor adanya pertemuan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Syahrial Sidik, dengan pengacara Siti Hardiyanti Rukmana, Hary Pontoh dan Robert Bono, sebelum hakim memutuskan sengketa TPI. <p style="text-align: justify;">Anggota DPR RI Syarifudin Sudding akan meminta Mahkamah Agung (MA) memberi penjelasan terkait rumor adanya pertemuan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Syahrial Sidik, dengan pengacara Siti Hardiyanti Rukmana, Hary Pontoh dan Robert Bono, sebelum hakim memutuskan sengketa TPI.<br /><br />Kepada pers di Jakarta, Senin, anggota Komisi III DPR itu mengatakan bahwa apabila informasi pertemuan hakim PN Jakarta Pusat dengan pihak Tutut yang sedang melakukan gugatan terkait kasus saham PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) terbukti benar, maka hal itu bisa disebut sebagai satu pelanggaran serius.<br /><br />"Ini jelas pelanggaran serius. Ini menyalahi kode etik perilaku hakim dan menurunkan harkat martabat hakim. MA harus segera memanggil hakim bersangkutan untuk mencari tahu kebenaran kabar ini," kata Sudding.<br /><br />Politikus Partai Hanura ini menegaskan bahwa Komisi III sebenarnya sudah beberapa kali meminta keterangan MA terkait perilaku hakim yang menyimpang dan kali ini MA kembali diingatkan untuk menelusuri kebenaran informasi pertemuan tersebut.<br /><br />"Tentu saja kami akan konsultasi dulu dengan MA. Kami juga akan minta klarifikasi kepada MA soal kebenaran kabar pertemuan Syahrial dengan Hary Pontoh dan Robert Bono (kuasa hukum Tutut)," katanya.<br /><br />Menurut Sudding, selain akan meminta klarifikasi MA, Komisi III juga meminta Komisi Yudisial (KY) yang selama ini menangani perilaku hakim agar menelusuri kebenaran kabar tersebut.<br /><br />"KY juga perlu dilibatkan mengingat rumor pertemuan ini sudah menyebar ke mana-mana. Bila perlu, MA membentuk tim khusus untuk mengawasi kasus TPI," katanya.<br /><br />Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kemenangan Tutut atas gugatan perdata TPI di PN Jakpus dikarenakan adanya campur tangan seseorang bernama Robert Bono. Robert sebelumnya juga diduga berperan dalam kasus pemailitan TPI yang disidang di pengadilan yang sama. (Eka/Ant)</p>

Berita Terkait

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia
Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim
Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim
Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan
Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:45 WIB

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:00 WIB

Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:49 WIB

Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:21 WIB

Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Berita Terbaru

Kalimantan

Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim

Sabtu, 17 Jan 2026 - 12:00 WIB