Antisipasi Corona, 25 Orang Dalam Pantauan Dinkes Sekadau

oleh

SEKADAU, KN – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sekadau telah melakukan berbagai langkah antisipasi terkait penyebaran virus covid-19 atau virus corona.

Plt Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau Henry Alpius mengatakan, pihaknya sudah mendatangi sejumlah perusahaan yang memiliki tenaga kerja asing.

Pemantauan terhadap 25 orang ini bukan tanpa alasan, karena mereka baru pulang dari negara yang tersangkit virus corona.

“Ada dua perusahaan yang sudah kami datangi. Di PT GUM ada dua TKA yang sudah kita cek dan di PT Parna ada satu orang TKA yang belum lama pulang dari daerah asalnya di Korea Selatan. Mereka beserta beberapa orang pekerja yang sering kontak sudah di-screening awal dan kondisi mereka semua sehat,” kata Henry, Kamis (12/03/2020).

Selain itu ada pula beberapa warga Sekadau yang baru pulang dari negara terjangkit yang juga sudah diperiksa.

Orang-orang yang sudah diperiksa ini, terang Henry, dikategorikan sebagai orang dalam pemantauan.

“Artinya mereka memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit. Namun kondisi kesehatan mereka normal tidak ada gejala seperti demam, batuk, pilek maupun pneumonia. Mereka rutin diperiksa oleh Puskesmas setempat sesuai protokol kesehatan. Kita juga anjurkan mereka mengisolasi diri di rumah masing-masing,” terang Henry.

Ia menambahkan, orang-orang dalam pemantauan ini juga disarankan segera melapor ke fasilitas kesehatan jika mengalami batuk, pilek, demam hingga sesak nafas.

“Namun sejauh ini semuanya sehat. Kita akan pantau selama 28 hari. Karena masa inkubasi virus covid-19 diperpanjang dari 14 menjadi 28 hari,” tambahnya.

Henry mengimbau, masyarakat tidak perlu panik secara berlebihan menyikapi wabah corona.

Menurutnya, untuk menghindari terpapar corona cukup mudah. Cukup dengan menjaga pola hidup sehat misalnya rutin mencuci tangan dan makan bergizi.

“Virus covid-19 ini tidak menyebar lewat udara. Dia menjangkit melalui kontak langsung. Dia menyerang imunitas tubuh. Jadi kalau imun kita kuat, resiko terpapar korona semakin kecil. Untuk menjaga imunitas salah satu caranya dengan menjaga pola hidup sehat tadi,” ucap Henry.

Henry juga mengimbau masyarakat agar tidak bepergian ke luar negeri terlebih dahulu. Apalagi ke negara yang terjangkit. (*)

Penulis: Meliamus Acil