ASEAN akan memiliki pusat penanggulangan bencana (ASEAN Human Assistance Center) pada Juni 2011 yang akan menempati gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Jakarta. <p style="text-align: justify;">ASEAN akan memiliki pusat penanggulangan bencana (ASEAN Human Assistance Center) pada Juni 2011 yang akan menempati gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Jakarta.<br /><br />"Keberadaan pusat penanggulangan itu ditujukan bagi penanggulangan bencana dan diharapkan bisa diluncurkan bersamaan dengan kegiatan KTT ASEAN," kata Juru bicara Wapres Yopie Hidayat kepada pers, di Istana Wapres Jakarta, Rabu.<br /><br />Hal tersebut dikatakan usai mendampingi Wakil Presiden Boediono yang menerima kunjungan Sekjen ASEAN Surin Pisuwan dan melaporkan sejumlah peristiwa penting selama 2011 di saat Indonesia menjadi ketua ASEAN.<br /><br />Pusat itu, kata Yopie, akan melakukan analisa berbagai macam bencana di ASEAN dan pusat ini mengikuti model pusat penanggulangan bencana yang ada di Jepang.<br /><br />Sekjen Surin, kata Yopie, dalam pertemuan dengan Wapres juga melaporkan akan terdapat kegiatan penting lain yakni "ASEAN Global Dialogue" yang juga akan dihadiri perwakilan dari Bank Dunia serta para pebisnis.<br /><br />"Rencananya dialog ini akan dilakukan di Bali yang waktunya bersamaan Oktober-November dan juga dihadiri kepala negara dari negara maju seperti Amerika Serikat," kata Yopie.<br /><br />Adanya dialog itu, katanya, diharapkan Indonesia dan ASEAN bisa belajar, mendapat informasi dan menimba pengalaman dari organisasi internasional dan negara maju.<br /><br />Agenda lain yang penting adalah "Conference ASEAN Connectivity" yang akan mengundang calon investor dari berbagai negara.<br /><br />Dalam konferensi itu akan dibicarakan mengenai proyek-proyek konektivitas ASEAN sudah disepakati rencana induk dan sudah disepakati sejumlah proyeknya pada tingkat nasional masing-masing negara.<br /><br />"Konferensi itu nanti akan dikomunikasikan kepada seluruh pemangku kepentingan, calon investor dan amsyarakat luas siapa yang berminat," kata Yopie.<br /><br />Konektivitas ini penting mengingat ASEAN terdiri dari dua bagian besar, yaitu daratan yang berupa Semenannjung Asia Tenggara dan kepulauan.<br /><br />Bentuk konektivitas bisa berupa pembangunan jalur kereta api dan jaringan jalan serta konteks hubungan maritim negara kepulauan.<br /><br />Dikatakannya, di Indonesia proyek ini sudah dikoordinasikan dengan Menko Perekonomian.(Eka/Ant)</p>














