Home / Tak Berkategori

ASEAN Akan Miliki Pusat Penanggulangan Bencana

- Jurnalis

Rabu, 23 Maret 2011 - 02:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASEAN akan memiliki pusat penanggulangan bencana (ASEAN Human Assistance Center) pada Juni 2011 yang akan menempati gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Jakarta. <p style="text-align: justify;">ASEAN akan memiliki pusat penanggulangan bencana (ASEAN Human Assistance Center) pada Juni 2011 yang akan menempati gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Jakarta.<br /><br />"Keberadaan pusat penanggulangan itu ditujukan bagi penanggulangan bencana dan diharapkan bisa diluncurkan bersamaan dengan kegiatan KTT ASEAN," kata Juru bicara Wapres Yopie Hidayat kepada pers, di Istana Wapres Jakarta, Rabu.<br /><br />Hal tersebut dikatakan usai mendampingi Wakil Presiden Boediono yang menerima kunjungan Sekjen ASEAN Surin Pisuwan dan melaporkan sejumlah peristiwa penting selama 2011 di saat Indonesia menjadi ketua ASEAN.<br /><br />Pusat itu, kata Yopie, akan melakukan analisa berbagai macam bencana di ASEAN dan pusat ini mengikuti model pusat penanggulangan bencana yang ada di Jepang.<br /><br />Sekjen Surin, kata Yopie, dalam pertemuan dengan Wapres juga melaporkan akan terdapat kegiatan penting lain yakni "ASEAN Global Dialogue" yang juga akan dihadiri perwakilan dari Bank Dunia serta para pebisnis.<br /><br />"Rencananya dialog ini akan dilakukan di Bali yang waktunya bersamaan Oktober-November dan juga dihadiri kepala negara dari negara maju seperti Amerika Serikat," kata Yopie.<br /><br />Adanya dialog itu, katanya, diharapkan Indonesia dan ASEAN bisa belajar, mendapat informasi dan menimba pengalaman dari organisasi internasional dan negara maju.<br /><br />Agenda lain yang penting adalah "Conference ASEAN Connectivity" yang akan mengundang calon investor dari berbagai negara.<br /><br />Dalam konferensi itu akan dibicarakan mengenai proyek-proyek konektivitas ASEAN sudah disepakati rencana induk dan sudah disepakati sejumlah proyeknya pada tingkat nasional masing-masing negara.<br /><br />"Konferensi itu nanti akan dikomunikasikan kepada seluruh pemangku kepentingan, calon investor dan amsyarakat luas siapa yang berminat," kata Yopie.<br /><br />Konektivitas ini penting mengingat ASEAN terdiri dari dua bagian besar, yaitu daratan yang berupa Semenannjung Asia Tenggara dan kepulauan.<br /><br />Bentuk konektivitas bisa berupa pembangunan jalur kereta api dan jaringan jalan serta konteks hubungan maritim negara kepulauan.<br /><br />Dikatakannya, di Indonesia proyek ini sudah dikoordinasikan dengan Menko Perekonomian.(Eka/Ant)</p>

Berita Terkait

Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara
Jalin Silaturahmi, Gubernur Pimpin Laga Persahabatan Bulungan Legend vs Sumbawa Legend
Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa
Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia
Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim
Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim
Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 13:09 WIB

Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:40 WIB

100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Senin, 19 Januari 2026 - 11:26 WIB

Jalin Silaturahmi, Gubernur Pimpin Laga Persahabatan Bulungan Legend vs Sumbawa Legend

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:52 WIB

Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:45 WIB

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia

Berita Terbaru

Kalimantan

Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan

Senin, 19 Jan 2026 - 13:09 WIB

Kalimantan

100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Senin, 19 Jan 2026 - 11:40 WIB

Kalimantan

Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa

Minggu, 18 Jan 2026 - 21:52 WIB