Australia Bantu 13.000 Sambungan Air Minum

oleh

Pemerintah Australia membantu lebih dari 13.000 rumah yang mendapat sambungan air minum ditujuh kabupaten dan kota di Jawa Tengah, dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia. <p style="text-align: justify;">Pemerintah Australia membantu lebih dari 13.000 rumah yang mendapat sambungan air minum ditujuh kabupaten dan kota di Jawa Tengah, dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia.<br /><br />"Ribuan rumah warga Indonesia, khususnya di wilayah Jateng, yang mendapat bantuan program sambungan air minum ini, bersamaan Hari Air Sedunia," kata Direktur Bidang Infrastruktur, Australian Agency For Internasional Develovment (AusAID), Benyamin Power, di Desa Sajen, trucuk, Klaten, Selasa.<br /><br />Menurut dia, saluran air minum yang baru terpasang tersebut adalah bagian dari bantuan pembangunan Australia untuk Indonesia. Dalam mencapai tujuan pembangunan millenium yang akan menyediakan akses ke air minum bersih dan sanitasi dasar kepada setengah dari penduduk Indonesia hingga 2015.<br /><br />Ia menjelaskan, sekitar 52 persen rumah di Indonesia tidak memiliki akses langsung terhadap air bersih dan 48 persen masih belum mendapatkan akses langsung sanitasi.<br /><br />"Kami menyediakan, dana sekitar 25 juta dolar Australia untuk program sambungan air minum di Jateng," katanya saat peresmian dan menyerahan bantuan tujuh kabupaten dan kota di Jateng, yang dipusatkan di Klaten.<br /><br />Bantuan saluran air minum dan sanitasi di Jateng, yakni Kabupaten Klaten, Boyolali, Wonogiri, Pekalongan, Wonosobo, Cilacap, sedangkan Kota Surakarta mendapatkan pembangunan sambungan sanitasi untuk rumah keluarga miskin.<br /><br />Menurut dia, sekitar 65 ribu warga Jawa Tengah sekarang ini, telah mendapatkan asupan air yang berkualitas dan dengan harga yang lebih murah. Empat ribu warga Kota Surakarta, sekarang juga sudah terhubung ke pusat sistem pembuangan air limbah.<br /><br />Pihaknya bangga dapat bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas hidup bagi ribuan penduduk terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).<br /><br />Fasilitas tersebut, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesehatan dan kesejahteraan terutama bagi keluarga miskin di Indnonesia.<br /><br />Ia menjelaskan, program tersebut berkat Australia bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah di Indonesia dalam meningkatkan akses ke air bersih dan sanitasi. <br /><br />Bantuan pembangunan tersebut, kata dia, akan menjangkau sekitar 420 ribu penduduk di 80 ribu rumah warga tidak mampu di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi. <br /><br />"Kami dalam program itu, memberikan bantuan senilai 75 dolar Australia selama dua tahun perbaikan sistem air dan sanitasi di Indonesia," katanya.<br /><br />Ia menjelaskan, infrastruktur sangatlah penting demi kelanjutan pembangunan jangka panjang. Australia telah menjalin mitra pembangunan dengan Indonesia selama lebih dari 50 tahun.<br /><br />Pada 2011 ini, kami mendukung infrastruktur di 30 kota dari 33 provinsi di Indonesia. Australia memberikan komitmen lebih dari 450 juta dolar Australia untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia," katanya.(Eka/Ant)</p>