Banjir, Satbinmas Polres Melawi Sambangi Masyarakat

oleh

MElAWI, KN – Banjir bandang tengah melanda Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.

Tak terkecuali, Kecamatan Nanga Pinoh Ibu Kota Kabupaten Melawi juga hampir separuh wilayahnya terendam banjir bandang.

Disaat banjir, sebagian masyarakat memilih untuk meninggalkan rumah dan harta bendanya untuk mengungsi ke wilayah yang aman dari banjir. Tak jarang kejadian banjir ini terjadi tindak pidana pencurian dan gangguan kamtibmas lainnya.

Mengantisipasi hal itu terjadi, Satbinmas Polres Melawi menggelar kegiatan penerangan keliling (Penling) dan menghimbau masyarakat secara langsung agar senantiasa waspada terhadap banjir dan tindak pidana pencurian dengan mendatangi komplek perumahan warga dan pasar Nanga Pinoh yang tengah terendam banjir, Senin (4/10/2021).

Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K melalui Kasat Binmas Iptu Haryono menyampaikan kegiatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap banjir yang melanda Kota Nanga Pinoh.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Tidak jarang kejadian banjir ini dimanfaatkan oleh pelaku tindak pidana melancarkan aksinya. Kami imbau kepada masyarakat agar selalu memperhatikan harta benda dan memastikan jika rumah telah terkunci dengan benar jika ditinggalkan,” jelasnya.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar mengungsi ketempat yang aman jika ketinggian debit air terus bertambah. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk serta menghindari korban jiwa,” ungkapnya.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan instalasi listrik dirumahnya, jangan sampai membiarkan listrik tetap menyala ditengah genangan air. Jika satu komplek telah benar-benar terendam banjir, segera hubungi PLN untuk memadamkan alir listrik di komplek tersebut. Hal ini dilakukan agar terhindar dari sengatan aliran listrik hingga memakan korban jiwa,” harapnya.

“Harapannya bencana banjir ini dapat kita lalui dan tidak ada gangguan kamtibmas lainnya terjadi ditengah banjir bandang yang melanda Kabupaten Melawi ini,” pungkasnya. (Okt)