Home / Tak Berkategori

Barut Berlakukan KTP Chip Mulai Akhir April

- Jurnalis

Kamis, 31 Maret 2011 - 02:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah akan memberlakukan kartu tanda penduduk nasional beridentifikasi sidik jari atau chip eletronik mulai akhir April 2011. <p style="text-align: justify;">"Saat ini kami siap menerapkan kartu tanda penduduk (KTP) chip ini, namun peluncuran (launching) akan dilakukan akhir April nanti," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barito Utara (Barut), Izhar Safawi di Muara Teweh,Kamis.<br /><br />Menurut Izhar, penerapan KTP chip ini dilaksanakan setelah rapat koordinasi nasional (rakornas) yang akan dihadiri Bupati Barito Utara, Achmad Yuliansyah di Jakarta pada pertengahan April mendatang.<br /><br />Dalam pemberlakukan KTP nasional (chip) di kabupaten pedalaman Sungai Barito ini pihaknya sudah siap baik sarana maupun prasarana serta sumber daya manusianya.<br /><br />"Jadi setelah rakornas nanti KTP chip itu mulai kita berlakukan," katanya.<br /><br />Izhar mengatakan, warga di Kabupaten Barito Utara yang sudah memiliki KTP nasional hingga Maret 2011 sudah menapai 50 persen dari 116.970 jiwa wajib punya kartu identitas tersebut.<br /><br />Meski diterapkan baru dua tahun lalu , minat masyarakat yang wajib memiliki KTP bersistem nasional atau Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) ini cukup banyak.<br /><br />Warga yang belum punya KTP nasional, kata dia, diminta segera mengurus kartu identitas tersebut guna mendapat nomor induk kependudukan (NIK) menjelang diterapkannya KTP nasional beridentifikasi chip elekronik itu.<br /><br />"Jadi kami minta warga segera mengurus kartu identitas ini guna mendapat NIK," jelasnya.<br /><br />Dia mengatakan, warga yang sudah punya KTP nasional, bisa mendapatkan KTP chip dan tidak dipungut biaya atau gratis, tinggal melakukan pengambilan sidik jari dengan harus punya KTP nasional dengan biaya sebesar Rp15.000 per orang dan kartu keluarga (KK) Rp10.000.<br /><br />Pihaknya akan melakukan sistem "jemput bola" atau proaktif ke sejumlah kecamatan di pedalaman untuk pembuatan KTP, sebagai upaya memberikan pelayanan untuk pembuatan KTP nasional.<br /><br />"Kegiatan ini untuk memudahkan masyarakat terutama di desa-desa yang jauh dari ibu kota kabupaten guna memiliki KTP nasional atau chip," katanya.<br /><br />Sejumlah daerah di Kalteng yang siap melaksanakan KTP eletronik tersebut hanya enam dari 14 kabupaten dan kota, selain Barito Utara juga Kabupaten Kotawaringin Barat, Kapuas, Palangka Raya, Sukamara dan Lamandau. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru