Home / Tak Berkategori

Berbagai Kegiatan Meriahkan Peristiwa Kulminasi Matahari

- Jurnalis

Selasa, 8 Maret 2011 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi menyatakan, pihaknya kini sedang mempersiapkan berbagai kegiatan seni dan budaya untuk memeriahkan peristiwa kulminasi matahari di Tugu Khatulistiwa Pontianak yang berlangsung pada 21-23 Maret mendatang. <p style="text-align: justify;">"Kegiatan seni dan budaya, termasuk panggung hiburan akan kami gelar untuk menghibur masyarakat sekitar Tugu Khatulistiwa dan para tamu baik lokal maupun wisatawan mancanegera," kata Paryadi di Pontianak, Selasa. <br /><br />Ia menjelaskan, berbagai kegiatan tersebut mulai digelar tanggal 18-21 Maret, dengan sejumlah agenda, seperti pameran budaya dan pembangunan di Kota Pontianak, atraksi kesenian dari tiga etnis, yaitu Melayu, Dayak dan China dan sejumlah kegiatan lainnya. <br /><br />"Kami berharap, tingkat kunjungan ke Tugu Khatulistiwa untuk menyaksikan peristiwa alam itu terus meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya," kata Paryadi. <br /><br />Menurut dia, para pengujung juga akan diberikan sertifikat sebagai pengunjung detik-detik peristiwa kulminasi matahari di Tugu Khatulistiwa, beda seperti sebelumnya berupa sertifikat kunjungan. <br /><br />Pemerinta Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dan Pemkot Pontianak telah mengagendakan peristiwa titik kulminasi matahari dalam salah satu kegiatan "Visit Kalbar 2011". <br /><br />Pada saat peristiwa titik kulminasi matahari terjadi maka benda yang ditancapkan tegak lurus tidak terlihat adanya bayangan karena matahari berada tegak lurus di atas kepala yang hanya terjadi pada 21 – 23 Maret dengan titik kulminasi tepat pukul 11.50 WIB, dan 21 – 23 September dengan titik kulminasi tepat pada pukul 11.38 WIB di Tugu Khatulistiwa Pontianak. <br /><br />Kulminasi matahari adalah peristiwa alam yang hanya terjadi di sejumlah daerah pada lima negara, yaitu di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat (Indonesia), Afrika, yaitu Gabon, Zaire, Uganda, Kenya dan Somalia. Di Amerika Latin, garis itu juga melintasi empat negara yaitu, Equador, Peru, Columbia dan Brazil. <br /><br />Dari semua kota atau negara yang dilewati tersebut, hanya ada satu di dunia ini yang dibelah atau dilintasi secara persis oleh garis khatulistiwa yaitu Kota Pontianak, sehingga menjadi ciri khusus. <br /><br />Karena itulah Kota Pontianak juga dikenal dengan sebutan Kota Khatulistiwa, kata Wakil Wali Kota Pontianak. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan
Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu
Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal
Training ESQ Leadership Hari Kedua, Pemkab Barito Utara Perkuat 7 Budi Utama dan Tata Kelola Akuntabel
Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:40 WIB

Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:33 WIB

Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal

Berita Terbaru

Sekadau

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:28 WIB