Berkendaraan Sambil Menelpon, Tewas Tabrak Truk

oleh

Pontianak kembali, Kamis dini hari kemarin (24/03/2011) kembali merenggut nyawa pengguna jalan. Penyebabnya bukan karena kerusakan jalan yang terjadi, akan tetapi akibat kurangnya konsentrasi pengguna jalan yang mengendarai kendaraan sambil berkomunikasi memakai Handphone (HP). <p style="text-align: justify;">Menurut Kasat Lantas Polres Sintang, AKP M.Roni Mustofa, SIK Kamis (24/03/2011), korban tewas adalah warga Sei Tebelian bernama Musa, yang tewas setelah motor yang dikendarainya menabrak truk yang tengah parkir. Lakalantas terjadi tak jauh dari terminal bis Sei Ukoi di jalan Sintang Pontianak.<br /><br />“Lakalantas terjadi di jalan Sintang – Pontianak,  tepatnya setelah terminal bis sungai ukoi dari arah sei tebelian menuju sintang kota. Kejadian sekitar pukul 00.30 pagi atau Kamis dini hari (24/03/2011) antara sepeda motor dengan nopol KB 3856 EK yang dikemudikan oleh saudara Musa dengan mobil truk KB 9025 J. Kendaraan truk dalam posisi parkir di tepi jalan karena rusak ,” jelas Kasat Lantas kepada Kalimantan-news.<br /><br />Kronologis kejadian, lanjutnya berdasarkan keterangan saksi yang melihat kejadian tersebut, kendaraan sepeda motor yang dikendarai Musa melaju dari arah Simpang Pinoh  menuju ke Sintang Kota yang dipacu dengan kecepatan tinggi. Karena tidak konsentrasi, sebab korban saat memacu kendaraan sambil menggunakan HP yang diperkirakan sedang SMS atau berkomunikasi dengan seseorang. Perkiraan korban sedang menggunakan HP karena saat korban akan dievakuasi, head set masih ada di diri korban.<br /><br />“Karena tidak konsentrasi serta memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, korban akhirnya tidak menyadari jika di depannya ada truk yang sedang parkir. Akibatnya kendaraan yang dibawanya  tidak bisa dikendalikan dan menabrak bagian kiri belakang truk yang parkir tersebut,” tambahnya.<br /><br />Polisi yang mendapatkan laporan langsung  datang kelokasi untuk melakukan evakuasi, namun barang bukti HP milik korban tidak dapat ditemukan.<br /><br />Menurutnya, jumlah kematian lakalantas dengan kasus korban yang berkendaraan sambil beraktifitas dengan HP mencapai 4 orang. 3 korban terjadi tahun 2010 tepatnya pada  bulan Juli  satu orang dan bulan September 2 orang. Untuk 2011 ini, merupakan korban pertama untuk kasus berkendaraan sambil beraktifitas dengan telepon genggam.<br /><br /><strong>Langgar UU Lalulintas</strong><br /><br />Atas kejadian tersebut, Kasatlantas Polres Sintang, AKP. M.Roni Mustofa, SIK menjelaskan bahwa dalam UU No 22/2009 tentang  Lalulintas pasal 283 menyebutkan  Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)<br /><br />“Menggunakan alat komunikasi seperti telepon genggam saat mengemudikan kendaraan tidak dapat dianggap sepele karena akan berakibat sangat fatal baik pemakainya maupun orang lain,” tandanya.<br /><br />Dirinya menghimbau, jika memang harus menggunakan telepon genggam, ada baiknya untuk menepi dan menghentikan kendaraannya atau bila perlu menon-aktifkannya selama mengemudi. <strong>(*)</strong></p>