Home / Tak Berkategori

BSN : Kesadaran Masyarakat Akan Standarisasi Produk Kurang

- Jurnalis

Kamis, 7 April 2011 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Standardisasi Nasional (BSN) menilai kesadaran masyarakat Indonesia terkait standardisasi produk sampai saat ini masih kurang. <p style="text-align: justify;">Badan Standardisasi Nasional (BSN) menilai kesadaran masyarakat Indonesia terkait standardisasi produk sampai saat ini masih kurang.<br /><br />Kepala Pusat Akreditasi BSN, Kukuh S. Ahmad di Semarang, Kamis, mengatakan kebanyakan masyarakat selama ini masih menomorduakan kualitas saat membeli suatu produk.<br /><br />Usai workshop "Standardisasi Bagi Dosen" di Universitas Katolik Soegijapranata Semarang itu, ia menjelaskan di Indonesia ada standardisasi produk, yakni Standar Nasional Indonesia (SNI).<br /><br />Pemenuhan SNI atas suatu produk barang atau jasa, kata dia, sebenarnya dimaksudkan untuk melindungi konsumen, baik dari sisi kesehatan, keamanan, dan keselamatan.<br /><br />"Produk yang sudah memenuhi standardisasi SNI berhak mencantumkan label SNI untuk memudahkan konsumen dalam memilih produk yang aman, misalnya untuk dikonsumsi," katanya.<br /><br />Ia mencontohkan label SNI yang ada di produk makanan atau air minum dalam kemasan, sebagai bukti bahwa produk tersebut telah memenuhi berbagai indikator standar SNI.<br /><br />Standardisasi, kata dia, sebenarnya merupakan hasil konsensus atau kesepakatan antara berbagai "stakeholder", kalau untuk SNI ada empat pihak yang berkonsensus dalam standardisasi.<br /><br />"Empat pihak itu, yakni konsumen, produsen, pemerintah, dan profesional, seperti pakar dari kalangan perguruan tinggi. Standardisasi ini merupakan konsensus empat pihak itu," katanya.<br /><br />Akan tetapi, kata Kukuh, selama ini sering terjadi ketidaksepahaman dalam proses standardisasi, seperti antara produsen yang mementingkan biaya produksi murah dengan konsumen.<br /><br />Kepala Bidang Pendidikan dan Latihan Standardisasi BSN, Muslim Nafhayat menambahkan pentingnya pemenuhan standar atas suatu produk harus disadari oleh seluruh pihak.<br /><br />"Pemenuhan standar suatu produk ini penting, terutama menyangkut kualitas barang. Jangan hanya melihat dari harga produk yang miring, namun kualitas diabaikan," katanya.<br /><br />Pentingnya pemenuhan standar produk, kata dia, sangat berkaitan dengan aspek keselamatan, keamanan, dan kesehatan sehingga ada produk tertentu yang wajib terstandardisasi.<br /><br />"Sebagai contoh produk ban yang wajib memenuhi SNI. Ini diberlakukan karena berkaitan erat dengan keselamatan berkendara. Saat ini sudah ada sekitar 124 produk wajib terstandardisasi," katanya.<br /><br />Terkait penyelenggaraan workshop itu, ia menilai kalangan akademisi perlu mengetahui dan memahami pentingnya standardisasi produk sehingga bisa menularkan pada mahasiswa.<br /><br />"Ini salah satu tujuan kami menggelar workshop ini. Diharapkan para dosen yang mengikuti kegiatan ini selanjutnya bisa menjelaskan kepada para mahasiswa," kata Muslim.(Eka/Ant)</p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan
Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu
Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal
Training ESQ Leadership Hari Kedua, Pemkab Barito Utara Perkuat 7 Budi Utama dan Tata Kelola Akuntabel
Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:40 WIB

Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:33 WIB

Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal

Berita Terbaru

Sekadau

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:28 WIB