Bulog Kalteng Siap Gelar OP Jelang Natal

oleh

Pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Kalimantan Tengah menyatakan, siap melaksanakan operasi pasar (OP) beras pada saat menjelang Natal dan Tahun Baru apabila memang diperlukan. <p style="text-align: justify;">"Kami juga siap memasok beras untuk keperluan operasi pasar ke kabupaten/kota di wilayah itu bila memang dinyatakan perlu dilakukan OP murni," kata Kepala Bulog Divisi Regional Kalteng Sugiatna, di Palangka Raya, Sabtu. <br /><br />Menurutnya, berapapun jumlah yang diminta untuk melakukan OP beras tersebut pihaknya akan menyanggupi karena persedian yang ada di gudang saat ini masih cukup banyak. <br /><br />Ia mengatakan, sisa persediaan beras yang ada di gudang Bulog saat ini ada sekitar 8.000 ton, dan itu dinilai masih sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan selama empat bulan kedepan. <br /><br />"Kami selalu siap menyalurkan beras untuk kebutuhan seperti operasi pasar murni apabila diminta, ataupun keperluan mendesak untuk sosial seperti bencana alam dan sebagainya," ucapnya. <br /><br />Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa penyaluran beras rakyat miskin (Raskin) di kawasan tersebut sudah mencapai 100 persen atau sebanyak 23.000 ton. <br /><br />Ia mengungkapkan, untuk kedepan kuota persediaan Raskin tergantung dari data badan pusat statistik yang memastikan berapa jumlah masyarakat miskin di Kalteng, semakin kecil jatah Raskin semakin bagus karena membuktikan tingkat perkembangan ekonomi rakyat semakin baik. <br /><br />"Kabarnya kedepan jatah Raskin masih tetap akan menggunakan data yang lama, dan data baru dari BPS baru akan digunakan untuk tahun berikutnya," jelas Sugiatna. <br /><br />Pihaknya juga menambahkan, bahwa kabupaten yang surpul berasnya cukup banyak adalah Kapuas dan Pulang Pisau, namun untuk kepastian data ia belum bisa memberitahukan. <br /><br />Oleh karena itu, masyarakat jangan merasa resah terhadap persediaan beras di Kalteng, karena saat ini stok yang ada masih sangat mencukupi dan dalam waktu dekat juga akan masuk kiriman sebesar 6.000 ton. <strong>(das/ant)</strong></p>