Bupati Janji Evaluasi Kelulusan UN SMP

oleh

Bupati Sanggau Ir Setiman H Sudin mengatakan, akan segera melakukan pemanggilan beberapa kepala sekolah yang angka kelulusanya mengalami penurunan secara signifikan. Bukan hanya itu dirinya juga mengaku akan mengevaluasi keberadaan kepala-kepala sekolah yang jeblok prestasi tersebut. <p style="text-align: justify;">Menurut bupati Sanggau, di wilayah ini ada sekitar 10 SMP negeri yang angka kelulusanya sangat memprihatinkan dan tersebar di beberapa kecamatan di Sanggau seperti Bonti, Parindu dan Jangkang. Bahkan menurutnya ada SMP negeri di Sanggau yang angka kelulusanya sekitar 37 persen dari jumlah keseluruhan siswa yang ada.<br /><br />"Saya tidak akan melakukan intervensi kepala sekolah yang prestasi sekolahnya mengalami penurunan signifikan, hanya saja evaluasi saya fikir diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah ini. Agar tidak terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun," katanya.<br /><br />Diakui bupati Sanggau Setiman pada tahun 2011 ini tingkat kelulusan tingkat SMP di Kabupaten Sanggau mengalami penurunan sekitar 3,24 persen atau sekitar 150 orang dari 6 ribu lebih siswa yang mengikuti UN. Sehingga mengalami penurunan dari peringkat lima pada tahun 2010 menjadi peringkat delapan pada tahun 2011.<br /><br />"Bahkan ada satu SMP di Sanggau ini yang siswa kelas 3 nya hanya dua orang. Dan ketika UN digelar hanya satu orang yang lulus, dan yang seperti ini harus kita lakukan evaluasi secara menyeluruh agar tidak terjadi lagi pada tahun berikutnya," katanya.<br /><br />Namun demikian bupati enggan mempermasalahkan terkait keberadaan sekolah satu atap yang dianggap menjadi penyebab turunya kelulusan UN SMP tahun 2011 seperti yang dinyatakan kepala dinas pendidikan Provinsi Kalbar. Dirinya menyatakan evaluasi lebih diperlukan daripada mencari kambing hitam atas apa yang terjadi. <strong>(phs)</strong></p>