Bupati Sesalkan Pembakaran Camp SDK IV

oleh

Peristiwa pembakaran camp SDK IV didesa Penjernang Hulu oleh ratusan warga pada Rabu malam (09/03/2011) lalu mendapat tanggapan keprihatinan dari Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M.Si . Dirinya sangat menyesalkan peristiwa tersebut dan meminta kejadian tersebut di usut tuntas serta diselesaikan secara hukum. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut disampaikan Milton Crosby kepada kalimantan-news, Senin (14/03/2011) sesaat sebelum dirinya berangkat ke Pontianak menuju Jakarta untuk memenuhi undangan Dirtjen Perhubungan Udara mempresentasikan rencana pembangunan bandara Tebelian.<br /><br />“Kalau itu kita selesaikan secara hukum saja, karena itu masuk ranah pidana,” kata Bupati.<br /><br />Menurut Bupati, dari informasi yang dirinya terima, peristiwa pembakaran camp SDK IV tersebut terjadi karena adanya ketidak puasan warga atas putusan pengadilan yang dinilai tidak berpihak kepada warga.<br /><br />“Saya pribadi sangat menyesalkan kejadian tersebut,” ungkapnya.<br /><br />Peristiwa pembakaran camp SDK IV tersebut, jelas Milton tidak perlu terjadi jika masyarakat sekitar mau mendengarkan saran dari Pemerintah daerah sejak lama.<br /><br />“Saran kita untuk kawasan Tebelian dan sekitarnya termasuk Tempunak, bagi masyarakat yang tidak mendapatkan kavling karena memang bukan haknya, diberikan waktu kepada mereka untuk mendata atau menginventarisir tanah-tanah kosong,” jelas Bupati.<br /><br />Ada dua opsi yang akan diberikan kepada masyarakat ketika mereka telah melakukan pendataan tanah-tanah kosong tersebut, yakni tanaman karet ataupun sawit rakyat.<br /><br />“Pemerintah Daerah sudah siap untuk membantu ,” kata Bupati.<br /><br />Ditambahkan, padahal saat itu hak untuk masyarakat sesuai dengan aturan sudah akan diberikan kepada sekitar 6 ribu KK, bahkan pecahan dari KK pun akan diberikan sesuai dengan komitmen  pihak Limans yang disampaikan kepada Pemerintah Daerah.<br /><br />“Bahkan lebih dari itu, saya meminta kepada pihak perusahaan untuk memberikan tanah 5 hektar sebagai tanah kas desa. Artinya dari total yang diminta masyarakat itu sudah kita berikan sesuai dengan aturan, prosedur dan takarannya,” tandas Milton.<br /><br /><strong>Tak Berdampak Pada Investor<br /></strong><br />Peristiwa Rabu malam tersebut, oleh beberapa pihak akan sangat mempengaruhi iklim investasi luar yang akan masuk ke kabupaten Sintang. Setidaknya akan muncul anggapan bahkan warning pikir-pikir untuk investasi. Terkait hal tersebut, Milton Crosby sedikitnya membenarkan, namun tetap meyakinkan jika kejadian tersebut tidaklah membuat takut investor untuk masuk ke Sintang.<br /><br />“Itukan hanya riak-riaknya saja. Saya rasa itu tidak saja terjadi di Sintang bahkan didaerah lain pasti juga mengalami hal yang sama. Mereka yang berpengalaman dalam investasi pasti akan bijaksana untuk memahaminya,” ujarnya. <strong>(*)</strong></p>