Home / Tak Berkategori

Dewan Adat Dayak Tanggapi Pernyataan Thamrin Tamagola

- Jurnalis

Kamis, 13 Januari 2011 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Adat Dayak Kalbar menanggapi pernyataan sosiolog dari Universitas Indonesia Prof Dr Thamrin Amal Tamagola tentang kebiasaan suku Dayak yang dianggap melecehkan adat dan budaya. <p style="text-align: justify;">"Artinya kita sebagai masyarakat jangan lagi berpikir saling memojokkan satu sama lain baik suku, agama serta budaya," kata salah satu pengurus DAD Kalbar Alexius Akim di Pontianak, Kamis (13/01/2011). <br /><br />Menurut Akim, apapun agama, suku dan budaya yang dimiliki masyarakat Indonesia sesungguhnya sudah satu. <br /><br />"Jangan dicobak-cabik," katanya. <br /><br />Akim yang ditemui saat akan berangkat ke Jakarta mendampingi Ketua DAD Kalbar Cornelis mengatakan, dengan pernyataan Thamrin Amal Tamagola sebagai saksi ahli dalam sidang kasus film porno mirip Ariel itu tidaklah mencerminkan adat budaya warga Dayak khususnya di Kalbar. <br /><br />"Sejak dulu Dayak saya rasa sudah beradat, tidak pernah sembarangan kawin sana sini," tegas Akim. <br /><br />Akim yang juga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar itu menilai kedatangan DAD ke Jakarta untuk mengecam pernyataan tersebut. <br /><br />"Dan meminta apa yang sudah dikatakannya kepada publik itu agar dipertanggungjawabkan," ungkap Akim. <br /><br />Jika dasar dari pernyataan Thamrin itu merupakan hasil penelitian harus berdasarkan aturan, katanya. <br /><br />"Apalagi ini menyangkut salah satu suku, sangat sensitif untuk itu harus hati-hati," katanya. <br /><br />Untuk itu, katanya, Dewan Adat Dayak tetap akan meminta pertanggungjawaban dari Thamrin agar menarik pernyataannya tersebut. <br /><br />"Kemudian, kami juga meminta agar profesornya ditinjau ulang dan yang bersangkutan juga harus mempertanggungjawabkan di depan hukum tetap," kata Akim. <br /><br />Ia menambahkan, selain itu hukum adat juga akan diberlakukan bagi Thamrin karena sudah menyebutkan suku Dayak. <br /><br />"Ingat Dayak itu luas sampai Kalimantan bagian Utara itu pun masuk," katanya. <br /><br />Sebelumnya, Rabu (12/1) Dewan Adat Dayak Kalbar turun di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, untuk berunjuk rasa dan memprotes pernyataan Thamrin Amal Tamagola. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen
Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal
Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang
Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai
Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau
 Anastasia Minta Masyarakat Sintang Harus Melek Teknologi
Anastasia Dorong Tenaga Pendidik di Sintang Kuasai Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pansus III DPRD Kaltara Kebut Pembahasan Dua Ranperda Strategis, Fokus SDA Kayan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 16:07 WIB

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen

Minggu, 12 April 2026 - 15:07 WIB

Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 14:14 WIB

Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play