Dewan Pers Terima 512 Aduan Selama 2010

oleh

Dewan Pers telah menerima sebanyak 512 aduan terkait kasus profesionalisme media massa, selama tahun 2010. <p style="text-align: justify;">Dewan Pers telah menerima sebanyak 512 aduan terkait kasus profesionalisme media massa, selama tahun 2010.<br /><br />Seluruh pengaduan tersebut ada yang disampaikan langsung dan berupa tembusan, serta kasus lainnya dimediasi oleh Dewan Pers dan melalui surat menyurat.<br /><br />Agus Sudibyo dari Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers mengungkapkan 80 persen dari kasus yang ditangani atau dimediasi, berakhir dengan keputusan bahwa media melakukan pelanggaran kode etik.<br /><br />"Ini cukup serius, karena menunjukkan masih banyak wartawan atau media yang bekerja tidak sesuai kode etik sehingga masyarakat merasa dirugikan," ujarnya di Gorontalo, Selasa.<br /><br />Meski demikian, 95 persen keputusan atau rekomendasi Dewan Pers dipatuhi oleh media yang bersangkutan.<br /><br />Pihak yang mengadu sebagian besar adalah masyarakat, kemudian diikuti wartawan atau media massa, pemerintah, perusahaan, kepolisian hingga LSM.<br /><br />Sementara dari jenis media yang diadukan, media cetak menempati posisi teratas dengan 103 pengaduan, televisi 22 pengaduan dan sisanya media online.<br /><br />Menurutnya, banyaknya pengaduan tersebut merupakan parameter meningkatnya kepercayaan terhada Undang-undang dan Dewan Pers, serta menurunnya potensi kriminalisasi pers.<br /><br />"Di sisi lain, ini juga menunjukkan banyaknya pelanggaran kode etik jurnalistik, yang mengarah pada buruknya kualitas jurnalisme kita," tandasnya. (Eka/Ant)</p>