Home / Tak Berkategori

Dinas Kehutanan Kubu Raya Pantau Titik Api

- Jurnalis

Selasa, 5 April 2011 - 04:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertambangan Kabupaten Kubu Raya Mulyadi mengatakan, saat ini pihaknya telah menurunkan tiga tim untuk memantau asal titik api di Kecamatan Rasau Jaya dan Kubu. <p style="text-align: justify;">"Kita berusaha bergerak cepat memantau dan menemukan lokasi titik panas yang tertangkap satelit di Kubu Raya. Saya sudah tugaskan tim turun ke lokasi yang menurut laporan masyarakat dan pantauan satelit NOAA berada di Kecamatan Rasau Jaya dan Kubu," kata Mulyadi di Sungai Raya, Senin.<br /><br />Menurut dia, Dishutbun menurunkan setidaknya tiga tim ke lapangan. Pihaknya juga langsung melakukan koordinasi dengan tim pemadam kebakaran Manggala Agni di Rasau Jaya.<br /><br />"Kita ikut minta bantuan pemadaman. Namun sepertinya tim Manggala Agni juga terbatas. Alasannya seluruh kekuatan sedang berada di Purun, Mempawah, Kabupaten Pontianak," ucapnya.<br /><br />Timnya langsung berkoordinasi dengan pimpinan daerah setempat seperti camat dan kepala desa.<br /><br />Pihaknya juga terus mengarahkan agar titik api tersebut tidak meluas dan menyebabkan kebakaran lahan.<br /><br />"Kami lakukan secara manual saja. Sebab, peralatan kami terbatas. Caranya dengan membuat parit untuk membatasi gerak api," kata Mulyadi.<br /><br />Selain itu, ia juga meminta agar petani waspada seperti di Kecamatan Rasau Jaya tidak sedikit lahan gambut menyebar dan terbakar. Apalagi lahan gambut kedalamannya mencapai 1-2 meter bahkan bisa sampai 8 meter.<br /><br />"Ini yang sulit karena api-api tersebut kebanyakan berasal dari dalam gambut. Sangat berbahaya kalau perlengkapan terbatas. Terperosok ke dalam saja, bisa-bisa kita menjadi korban," ucapnya.<br /><br />Dishutbun Kabupaten Kubu Raya juga mengimbau kepada perusahaan terutama perkebunan yang banyak bertebaran di Kubu Raya untuk melokalisasi adanya titik api. Pihaknya juga sudah mengerahkan tim dan membuat surat-surat ke perusahaan tersebar.<br /><br />"Sangat sulit memadamkan api, kalau sudah berada di areal gambut. Disamping sulitnya air, juga peralatan terbatas. Jadi tindakan awal kami lakukan pencegahan," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru