Dinkes Kalbar: Layanan Jampersal Fasilitas Kelas Dua

oleh

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Andy Jap mengungkapkan pelayanan jaminan persalinan secara gratis yang diberikan pemerintah tahun 2011 dikhususkan pada fasilitas kelas dua. <p style="text-align: justify;">"Dalam hal ini yang dimaksud gratis adalah biaya persalinan diambil alih oleh pemerintah," kata Andy Jap di Pontianak, Sabtu (12/03/2011). <br /><br />Tahun ini pemerintah pusat menyediakan Rp1,2 triliun untuk biaya persalinan bagi masyarakat di Indonesia. "Dana tersebut khusus dimasukkan dalam Jampersal," kata Andy Jap. <br /><br />Ia menjelaskan, pola penggunaan Jampersal agak sedikit berbeda dengan pola Jamkesmas. <br /><br />"Ibu hamil yang akan melahirkan tidak perlu membawa surat apa pun, yang penting datang ke rumah sakit atau puskesmas," kata Andy Jap. <br /><br />Andy Jap mengatakan tujuan Jampersal sendiri, seperti apa yang sudah dikatakan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih untuk mengurangi angka kematian ibu. <br /><br />"Karena saat ini masih ada ibu hamil yang takut melahirkan di bidan atau rumah sakit karena masalah biaya," jelas Andy Jap. <br /><br />Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Pontianak Multi Junto Batarendro menyatakan, pihaknya hingga kini masih menunggu teknis pelaksanaan program Jampersal dari Kementerian Kesehatan.<br /><br />"Kami juga telah punya data ibu hamil dan tinggal melaksanakan kerja sama dengan Puskesmas atau rumah sakit untuk tempat persalinan," ujar Multi.<br /><br />Sebelumnya, Menkes menjelaskan, program tersebut berbentuk paket mulai dari pemeriksaan waktu hamil, persalinan, inisiasi dini, imunisasi, ASI eksklusif, kontrol pascapersalinan, dan penggunaan KB.<br /><br />Program tersebut akan masuk dalam layanan jaminan kesehatan daerah yang biayanya ditanggung oleh Kemenkes tanpa dipungut biaya apa pun, katanya.<br /><br />Terkait Jampersal tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota sudah melakukan pertemuan untuk penyusunan pedoman lebih lanjut. <strong>(phs/Ant)</strong></p>