Disbunak Banjar Siapkan Program Swasembada Daging Sapi

oleh

Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menyiapkan sejumlah program untuk mendukung program swasembada daging sapi yang direncanakan 2014. <p style="text-align: justify;">Kepala Bidang Peternakan Disbunak Banjar Dondit Bekti di Martapura, Sabtu (12/03/2011), mengatakan, program yang disiapkan akan direalisasikan bertahap setiap tahun, sehingga mencapai target tiga tahun ke depan.<br />&lt;br />"Program yang disiapkan di antaranya memperbanyak populasi ternak induk dan meningkatkan jumlah kelahiran anak, termasuk memanfaatkan lahan yang masih potensial bagi pengembangan peternakan," ujarnya.<br /><br />Ia mengatakan populasi sapi potong, kerbau dan kambing pada 2010 cukup tinggi hingga mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat setempat sepanjang tahun.<br /><br />Populasi sapi potong sebanyak 18.413 ekor, dan jumlah sapi yang dipotong sebanyak 4.960 ekor per tahun, dengan jumlah produksi mencapai 983,5 ribu kilogram daging.<br /><br />Untuk populasi kerbau tercatat sebanyak 1.342 ekor, dengan jumlah pemotongan mencapai 697 ekor per tahun, dan menghasilkan daging kerbau sebanyak 155,7 ribu kilogram.<br /><br />Sementara itu, populasi kambing sebanyak 12.968 ekor dengan jumlah pemotong per tahun mencapai 6.977 ekor, dan produksi daging kambing segar sebanyak 121,4 ribu kilogram. <br /><br />"Total keseluruhan produksi daging sapi, kerbau dan kambing setara dengan kebutuhan konsumsi masyarakat yakni mencapai 1,2 juta kilogram, sehingga kebutuhan bisa terpenuhi," katanya.<br /><br />Sedangkan produksi daging unggas yakni ayam buras, ayam pedaging dan ayam petelur termasuk daging itik mencapai empat juta kilogram, atau jauh melampaui konsumsi daging ayam dan unggas sebanyak 2,9 juta kilogram.<br /><br />"Jumlah produksi ayam buras, ayam ras pedaging dan itik sepanjang 2010 sebanyak 8,5 juta ekor, dibandingkan jumlah pemotongan sebanyak 3,3 juta ekor, sehingga surplus ketersediaan daging unggas 5,1 juta ekor," ujarnya. <br /><br />Ditambahkan, luasan lahan yang masih bisa dikembangkan untuk peternakan masih cukup luas yakni mencapai 4 ribu hektare atau setara dengan kemampuan menampung 40 ribu hewan ternak, baik sapi, kerbau maupun kambing.<br /><br />"Hingga saat ini, luasan lahan yang dimanfaatkan baru separoh dari luas lahan yang tersedia dengan jumlah hewan ternak sebanyak 20 ribu ekor, sehingga masih bisa ditambah 20 ribu ekor lagi," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>