Disdukcapil Kapuas Sumbang Pad Lampaui Target

oleh
oleh

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah telah mampu menyumbang pendapatan asli daerah untuk tahun anggaran 2010 melebihi target yang telah ditetapkan. <p style="text-align: justify;">"Dari target yang telah ditetapkan dari retribusi penggantian biaya cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil telah terealisasi sebesar 126 persen," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas, Agus Jamaludin di Kuala Kapuas, Jumat. <br /><br />Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kapuas hingga 31 Desember 2010, retribusi penggantian biaya cetak KTP dan Catatan Sipil telah terealisasi sebesar Rp31,5 juta. <br /><br />Menurutnya sumbangan untuk PAD Kabupaten Kapuas untuk tahun 2010 tersebut berasal dari pungutan retribusi dari biaya legalisir KTP, Kartu Keluarga, Akta Perkawinan Catatan Sipil serta Surat Keterangan Pindah Datang serta biaya pengganti kesalahan cetak. <br /><br />Retribusi tersebut bukan berasal dari pungutan untuk pembuatan KTP, Kartu Keluarga, Akta Perkawinan Catatan Sipil. <br /><br />"Retribusi penggantian biaya cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil tersebut tidak dipungut dari pembuatan KTP, Kartu Keluarga, Akta Perkawinan Catatan Sipil yang sudah digratiskan melainkan dari biaya legalisir," katanya. <br /><br />Pihaknya tidak mungkin lagi menarik retribusi dari pembuatan KTP ataupun Kartu Keluarga yang sudah digratiskan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas tersebut. <br /><br />Sehingga pihaknya menarik retribusi dari biaya legalisir KTP dan Kartu Keluarga serta akta nikah untuk berbagai keperluan warga masyarakat setempat untuk melengkapi administrasi seperti untuk keperluan pengajuan kredit. <br /><br />Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kapuas, pada tahun ini melaksanakan Sosialisasi Tata Cara Untuk memperoleh Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Akta Kelahiran (AK). <br /><br />Sasaran sosialisasi tersebut untuk jenjang pra sekolah (Guru TK) atau Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kapuas dan jenjang siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan guru, katanya. <br /><br />Diharapkan setelah mengikuti sosialisasi, siswa dan guru nantinya dapat melaporkan peristiwa kependudukan dan dapat melengkapi dokumen kependudukan. <br /><br />Kemudian diharapkan juga membantu Pemerintah Daerah dalam rangka menyebarkan informasi kepada para siswa yang belum memiliki Kartu Keluarga (KK) KTP dan AK, katanya menjelaskan. <strong>(das/ant)</strong></p>